Industri 4.0 Perlu SDM yang Mumpuni

Implementasi industri 4.0 perlu didukung sumber daya manusia yang berkompeten.
Annisa Sulistyo Rini | 24 Mei 2018 19:09 WIB
Ngakan Timur Antara, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian. - Kemenperin

Bisnis.com, JAKARTA—Implementasi industri 4.0 perlu didukung sumber daya manusia yang berkompeten.

Ngakan Timur Antara, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian, mengatakan implementasi industri 4.0 merupakan upaya peningkatan kinerja industri nasional melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu potensi Indonesia memasuki era revolusi industri keempat atau ekonomi digital adalah bonus demografi selama periode 2020 hingga 2030. Momentum tersebut ketika jumlah penduduk didominasi yang berusia produktif mencapai 70%.

Koneksi internet Indonesia juga telah menjangkau 51,8% dari populasi penduduk. Pengguna aktif ponsel Indonesia juga tumbuh signifikan dari 55 juta pada 2015 menjadi lebih dari 100 juta pada 2018.

"Namun demikian, langkah prioritas nasional dalam Making Indonesia 4.0 perlu didukung melalui program pendidikan dan pelatihan vokasi," katanya di Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Program pendidikan dan pelatihan vokasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sesuai kebutuhan dunia industri saat ini. Menurut Ngakan, dampak industri 4.0 terhadap jumlah tenaga kerja bisa diminimalisir dengan penyiapan tenaga kerja saat ini. Tenaga kerja yang akan digeser ke bagian lain akan diberikan keahlian tambahan.

Untuk tenaga kerja yang belum menguasai teknologi internet, pemerintah akan memberikan pendidikan keahlian baru. 

"Ini harus disiapkan, kalau dilakukan yang terjadi adalah pergeseran bukan penurunan tenaga kerja. Bonus demografi harus dimanfaatkan dengan baik," kata Ngakan.

Adapun, dalam peta jalan implementasi revolusi industri keempat Making Indonesia 4.0, pemerintah telah memiliki 10 langkah prioritas yang perlu dijalankan untuk mendongkrak perekonomian nasional di era ekonomi digital sesuai prinsip dasar Ekonomi Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

Tag : industri
Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top