Banyak Keluarga Muda Pilih Hunian di Bogor

Perumahan Villa Bogor Indah mengungkapkan selain masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya yang kondisinya permukimannya sudah sangat padat, tidak sedikit pembeli rumah Villa Bogor Indah adalah keluarga muda (milenial) yang bekerja di Jakarta.
Anitana Widya Puspa | 21 Mei 2018 18:43 WIB
perumahan, properti

Bisnis.com, JAKARTA—PT Semangat Panca Bersaudara, anak perusahaan Kalindo Land Group yang mengembangkan Perumahan Villa Bogor Indah mengungkapkan selain masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya yang kondisinya permukimannya sudah sangat padat, tidak sedikit pembeli rumah Villa Bogor Indah adalah keluarga muda (milenial) yang bekerja di Jakarta. 

Sentot Sudaryono Direktur Marketing Kalindo Land mengatakan sebagai penyangga ibukota negara (Jakarta), kawasan Bogor menjadi alternatif yang paling banyak dipilih orang untuk tempat tinggal, dibanding wilayah penyangga lainnya seperti: Depok, Tangerang, atau Bekasi. Karena disamping kondisi alamnya yang masih asri dengan panorama pegunungan, harga rumah di wilayah Bogor relatif masih terjangkau.

Menurutnya, hal ini berbanding terbalik dengan wilayah-wilayah penyangga lainnya, misalnya Depok, Tangerang, dan Bekasi yang kondisi alamnya tidak sebaik Bogor, dan harga rumahnya sudah cukup tinggi. Sehingga wajar jika banyak keluarga pasangan muda, menargetkan Bogor sebagai pilihan utama hunian masa depan mereka

“Saat ini  pengembangan proyek Villa Bogor sudah memasuki Tahap 6. Di mana tahap 1, 2, 3 dan 5 sudah terjual,” katanya melalui keterangan resmi Senin (21/5).

Sentot menjelaskan Villa Bogor Indah 6 yang dipasarkan ini lokasinya cukup strategis karena memiliki kemudahan aksesibilitas.  Proyek kami dapat diakses melalui exit Sentul hanya 15 menit, tembus ke Jalan Pemda, lewat Stadion Pakan Sari. Dan nanti jika Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) beroperasi 2019, maka aksesnya akan makin mudah

Selain itu, kata Sentot, Villa Bogor Indah 6 juga dekat dari Stasiun Kereta Cilebut, sehingga mobilitas penghuni yang bekerja di Jakarta lebih mudah dan murah. Inilah alasan utama banyak kaum komuter yang tertarik dengan proyek ini. Di samping lebih cepat sampai, biaya transportasi juga sangat hemat, jika naik kereta.

Tag : bisnis properti
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top