Penduduk Indonesia Makin Rajin ke Masjid Naik Go-Jek

Selama Ramadan pekan pertama, dia mencatat terdapat penaikan pemesanan makanan melalui Gofood sebesar 450% dibandingkan Ramadan tahun lalu.
Duwi Setiya Ariyanti | 21 Mei 2018 19:51 WIB
Pengemudi Gojek melintas di kawasan bisnis di Jakarta. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA — Jasa Go-Jek semakin erat dengan kehidupan sehari-hari penduduk Indonesia, termasuk sebagai transportasi menuju Masjid sepanjang Ramadan.

Chief Corporate Affairs Gojek Indonesia Nila Marita meluncurkan program Caripahala dengan sejumlah temuan data konsumen. Selama Ramadan pekan pertama, dia mencatat terdapat penaikan pemesanan makanan melalui Gofood sebesar 450% dibandingkan Ramadan tahun lalu.

Selain itu, perjalanan ke masjid naik 58% selama Ramadan tahun ini bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017. Oleh karena itu, pihaknya mengeluarkan inisiatif khusus Ramadan.

Untuk pelayanan Gofood, pihaknya memberikan promosi gratis ongkos kirim bagi transaksi di Jabodetabek dan diskon ongkos kirim di wilayah lain selama sahur dan jelang buka puasa.

Selain itu, fitur stiker untuk memberitahu lokasi masjid terdekat seiring dengan naiknya perjalanan dari dan menuju masjid.

"Ramadan tahun lalu kita melihat perubahan tren pengguna aplikasi Gojek pengguna layanan Gofood yang mesen Gofood naik lebih dari 450%," katanya.

Go-Jek mulai bulan ini juga menyediakan fitur pelayanan sedekah melalui Go-Pay. Untuk pelayanan ini, tak ada fee yang dibebankan untuk setiap transaksi yang dilakukan. Khusus sedekah, pihaknya menyediakan titik transaksi yakni di 20 gedung perkantoran dan 12 pusat belanja di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

"Mungkin kalau untuk donasi kita enggak kenain fee. Tergantung dari segmentasi bisnisnya bisa disesuaikan," katanya.

Selain dengan akses pembayaran sedekah, pihaknya juga menyediakan pelayanan pembayaran tunjangan hari raya (THR). Dengan demikian, transaksi pembayaran THR bisa dilakukan tanpa harus menggunakan uang tunai.

"Dengan memasukkan rekening pengguna atau scan QR, mau jumlahnya berapa aja bisa," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
StartUp

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top