Di China, Robot Mulai Gantikan Peran Wartawan

Bila Anda wartawan dan hanya mengerjakan pekerjaan sederhana yaitu berupa pelaporan data-data pertumbuhan tanpa analisis maka bersiaplah, peran itu tak lama lagi akan tergantikan oleh robot. Setidaknya itu sudah dilakukan pada surat kabar Zhejiang Daily Press Group.
Rahayuningsih | 15 Mei 2018 16:05 WIB
Aktivitas di pintu masuk kantor Zhejiang Daily Press Group/Bisnis - Rahayuningsih

Bisnis.com, HANGZHOU, China--- Bila Anda wartawan dan hanya mengerjakan pekerjaan sederhana yaitu berupa pelaporan data-data pertumbuhan tanpa analisis maka bersiaplah, peran itu tak lama lagi akan tergantikan oleh robot. Setidaknya itu sudah dilakukan pada surat kabar Zhejiang Daily Press Group.

Sebagai salah satu perusahaan media terbesar di China, Zhejiang Daily telah mempergunakan robot sejak tahun lalu dalam penulisan beberapa berita pada bidang olahraga, pergerakan saham, dan pertumbuhan ekonomi.

Tak hanya itu, teknologi artificial intelligence (AI) yang terus disempurnakan oleh perusahaan tersebut juga mampu mempermudah pekerjaan jurnalis dalam mengumpulkan informasi tentang materi yang akan dibuat.

“Pekerjaan yang dilakukan robot masih terbatas pada pemberitaan sport, stock, dan pertumbuhan ekonomi. Untuk tulisan yang bersifat mendalam dan analisis, peran manusia masih belum tergantikan,” tutur Deputy Director of Chief Editor’s Office Zhejiang Daily Press Group Chen Minwei kepada sejumlah wartawan yang mengikuti program China-Asean Media Journey on the 21st Century Maritime Silk Road 2018, pekan lalu.

Dia menerangkan lebih lanjut, mesin ini menghasilkan informasi atau berita yang berisikan perbandingan data berupa pertumbuhan ekonomi, pergerakan saham, atau perhitungan skor pada bidang olahraga.

“Kami akan terus mengembangkan kemampuan robot ini. Untuk saat ini, mesin tersebut mampu menghasilkan 15 berita setiap hari dengan panjang berita masih terbatas pada 200-300 kata,” tuturnya.

Terkait keakuratan berita yang dibuat oleh robot, Minwei mengatakan pihaknya telah melakukan pengkajian bahwa berita yang dihasilkan sangat akurat. "Bahkan lebih akurat dari apa yang dilakukan tahun lalu, meski demikian kami akan terus mengembangkan teknologi dari mesin ini.”

Mengembangkan teknologi robot merupakan salah satu cara perusahaan dalam menjawab tuntutan di industri media. Minwei mengatakan di tengah kondisi saat ini perusahaan harus lebih cepat dalam menjawab perubahan.

“Sejauh ini digital sudah berkontribusi signifikan terhadap pendapatan perusahaan. Untuk koran, karena koran kami langganan bukan ritel, maka sirkulasi koran sampai saat ini tidak berubah yaitu mencapai 450.000 setiap harinya.”  

Director of Human Resource Allocation Centre Zhejiang Daily Press Group Lu Jianliang mengatakan perusahaan telah mempersiapkan diri dalam menghadapi perubahan pola membaca dari koran ke digital salah satunya melalui teknologi AI.

"Ini merupakan upaya kami dalam transformasi dari media tradisional ke media digital, sehingga kami membutuhkan terobosan," katanya.

Selain mengembangkan teknologi robot, Zhejiang Daily Press Group juga aktif dalam mengembangkan platform digitalnya. Saat ini perusahaan yang telah tercatat di Shanghai Stock Exchange itu memiliki puluhan situs yang isinya fokus pada satu bidang tertentu misalnya, gaya hidup, berita politik, ekonomi, olahraga dan lainnya. "Kami tengah gencar mengintegrasikan paltform menuju media digital dari media koran saat ini."

Jianliang mengatakan saat ini sumber daya manusia terbesar masih wartawan dan editor dan kemudian diikuti dengan bagian teknologi informasi yang juga berperan penting dalam transformasi media saat ini.

Meski dimiliki pemerintah bukan berarti perusahaan tersebut selalu mendapatkan suntikan modal. Zhejiang Daily telah mandiri, bahkan perusahaan media itu setiap tahunnya menyetor pajak hingga US$100 juta ke pemerintah. “Pendapatan kami dari iklan, baik itu dari koran maupun dari digital.”

Tag : media, digital
Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top