Inilah Saat Generasi Milenial Beli Rumah

Para pemangku kepentingan di industri properti mendorong generasi milenial memulai investasi properti saat ini sebelum harga semakin melambung.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 28 April 2018 00:13 WIB
Ilustrasi - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Para pemangku kepentingan di industri properti mendorong generasi milenial memulai investasi properti saat ini sebelum harga semakin melambung.

Komisaris Gradana Freenyan Liwang menjelaskan, saat ini harga properti cenderung stagnan, tidak lesu ataupun tidak terlalu tinggi. Oleh sebab itu, saat ini adalah waktu paling tepat untuk melakukan transaksi.

“Sekarang properti harganya stabil, tidak melesu, ini masuk keseimbangan sebenarnya. Sekarang yang benar-benar beli adalah waktunya bagi end-user karena harganya lebih stabil,” kata Freenyan, Jumat (27/4/2018).

Sementara itu, CEO Strategic Development and Services Sinar Mas Land lshak Chandra mengatakan, 2018 sampai 2019 harga properti tidak akan melambung dan mengalami stagnans karena para investor masih wait and see. Ishak memprediksi, harga properti baru akan mengalami kenaikan pada 2020 setelah Pemilu.

“Secara makro beli sekarang karena lagi rendah, belajar dari pengalaman, kita kejar-kejaran dan ketika kita mau beli, ada properti. Ketika kita ada waktu untuk sepakat membeli apalagi kalau ada developer, bukan hanya komersial,” ungkap Ishak.

Untuk memudahkan generasi milenial, Ishak menyebut perlunya pertama, membuat bagaimana DP lebih mudah dicicil, installment bisa lebih mudah, bukan hanya untuk milenial. Seperti yang sedang dikeluarkan hanya bayar DP 5%, bisa dicicil 5% sebanyak 1%. Subsidi akan diberikan dari Sinarmas. Kedua, kerjasama dengan 12 bank dengan lama waktu 20 tahun.

Sementara itu, Country Manager Rumah.com, Marine Novita mengatakan saat ini memang pembelian properti yang paling tepat. Dia beralasan, menurut Property Market Outdoor, price index akan meningkat 2%-3%, property supply 15%-20%.

“Kalau bicara dari consumer mlllennials Rumah.com, lebih dari 50% mereka mencari rumah untuk dihuni dalam waktu 6 bulan ke depan,” jelas Marine.

Selanjutnya adalag, program dari bank, developer, menurut Marine harus mulai banyak memudahkan untuk membeli rumah.

“Dari beberapa hal tersebut kalau tak beli sekarang sayang nanti keburu milenial lain beli,” paparnya.

Tag : bisnis properti
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top