Pertamina Ganti Direksi, Menteri Jonan Pastikan Proyek Kilang Tetap Jalan

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memastikan pembangunan enam proyek kilang Pertamina akan tetap berjalan, setelah adanya pergantian direksi dalam tubuh Pertamina.
Denis Riantiza Meilanova | 27 April 2018 10:56 WIB
Menteri ESDM Ignasius Jonan (kanan) bersama Plt Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati melakukan kunjungan ke proyek Refinery Development Master Project (RDMP) Refinery Unit V Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (26/4/2018). - ANTARA/Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA--Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memastikan pembangunan enam proyek kilang Pertamina akan tetap berjalan, setelah adanya pergantian direksi dalam tubuh Pertamina.

Dia mengatakan meski terdapat pergantian manajemen, program-program Pertamina akan tetap berjalan sebagaimana yang telah direncanakan, termasuk rencana pembangunan kilang.

"Sesuai arahan presiden, kilang harus tetap dibangun sekarang. Kalau tidak dimulai sekarang kapan lagi," ujar Jonan di Balikpapan, Kamis (26/4/2018).

Menurutnya, pengerjaan proyek kilang itu perlu segera dilakukan untuk meningkatkan efisiensi kilang Pertamina. Dia menyebutkan selama ini inefisiensi kilang Pertamina cukup tinggi mengingat total kapasitas kilang Pertamina sekitar 800.000 barel per hari (bph), namun hanya bisa menghasilkan 600.000 bph.

"Ada yang bisa selesai 3-4 tahun, ada yangbtidak. Kayak Bontang kalau bangun sekarang paling cepet 5 tahun. Tapi tidak apa-apa, kalau nggak sekarang ya kapan," katanya.

Plt. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan saat ini progres pembangunan kilang terus berjalan. Seperti Kilang Balikpapan, tetap direncanakan tahap I akan rampung pada 2021 dan tahap II pada 2022.

Untuk revitalisasi proyek kilang Cilacap yang dibangun Pertamina bersama Saudi Aramco juga terus berjalan. Saat ini, sedang dalam tahap penyelesaian basic engineering design.

"Aramco syaratkan tax holiday sekarang sudah keluar di PMK. Walaupun nunggu itu, proses basic engineering desain tetap jalan," kata Nicke. "Tuban masih ada sedikit kendala dilahan tapi solusi sudah ada."

Enam proyek kilang Pertamina terdiri dari empat proyek kilang penambahan kapasitas dan dua kilang baru. Empat proyek penambahan kapasitas kilang, yakni Kilang Balikpapan, Kilang Cilacap, Kilang Balongan dan Kilang Dumai. Sisanya, dua kilang baru yakni Kilang Tuban dan Kilang Bontang.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pertamina

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top