PLN Siap Galang Dana Melalui Global Bond Semester I/2018

PT PLN (Persero) akan segera menerbitkan obligasi global (global bond) pada Semester I tahun ini.
Denis Riantiza Meilanova | 25 April 2018 09:44 WIB
Teknisi melakukan penggantian kabel listrik Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di Surabaya, Kamis (28/9). - ANTARA/Didik Suhartono

Bisnis.com, JAKARTA--PT PLN (Persero) akan segera menerbitkan obligasi global (global bond) pada Semester I tahun ini.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan hasil dari penerbitan obligasi tersebut rencananya akan digunakan untuk investasi dan menutup utang jangka panjang.

“Investasi sama modal kerja. Terbesar untuk investasi terus reprofilling untuk menutup obligasi-obligasi yang mahal,” kata Sofyan di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa malam (24/4/2018).

Dalam rangka penerbitan tersebut, Direktur Perencanaan Korporat PLN Syofvi Roekman berujar pihaknya berencana menggelar roadshow ke beberapa negara. Dia menjelaskan penerbitan ini dilakukan untuk menutup kebutuhan pendanaan perseroan yang cukup besar.

Namun demikian, pihaknya belum mau menyebutkan berapa nilai emisi obligasi yang ditargetkan. “Belum tahu, tergantung pasar. Kalau pasarnya pas lagi bagus kami masuk,” kata Syofvi.

Sementara itu, Kepala Satuan Komunikasi Korporat Perusahaan Listrik Negara (PLN) I Made Suprateka menyebutkan kemungkinan obligasi yang dikeluarkan akan memiliki tenor 10 tahun. Hal ini mengingat proyek-proyek infrastruktur listrik merupakan proyek jangka panjang.

“Karena ini kan jangka panjang. Proyek yang dibangun kami ini kan 4-5 tahun baru selesai. Setelah itu operasional berapa lama bisa break event point (BEP),” katanya.

Saat ini, kata dia, pihaknya tengah menjadwalkan roadshow ke beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Hong Kong, dan Singapura.

Sebelumnya, dalam pemberitaan Bisnis, PLN disebut akan menerbitkan obligasi global US$1 miliar pada Mei 2018.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gatot Trihargo mengungkapkan PLN akan menerbitkan obligasi global dalam waktu dekat. Bahkan, penghimpunan dana perseroan setrum negara itu akan melangkahi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. yang telah mengantongi izin pemegang saham.

“Tidak ada masalah karena PLN memerlukan ini sehingga mungkin lebih dahulu daripada Garuda Indonesia. Jadi, PLN duluan bulan depan,” ujarnya di Jakarta, Minggu (21/4/2018).

Gatot tidak membeberkan secara pasti berapa jumlah pokok obligasi global yang akan diemisi oleh PLN. Namun, diperkirakan penerbitan akan mencapai US$1 miliar.

Tag : pln
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top