Tarif Ojek Online Melambung Hari Ini

Aksi yang dilakukan ratusan pengemudi ojek online di depan DPR dan MPR ternyata berdampak langsung kepada kenyamanan penumpang. Selain sulit mendapatkan pengemudi, tarif yang dikenakan pun jadi lebih tinggi dari biasanya.
Sholahuddin Al Ayyubi | 23 April 2018 13:43 WIB
Ilustrasi: Demonstrasi pengemudi ojek online (Ojol), Gojek-Grab, di depan Istana Presiden, Selasa (27/3). - JIBI/Feni Freycinetia Fitriani

 

Bisnis.com, JAKARTA - Hari ini pengguna ojek online yang dikenal dengan istilah ojol mengalami hal yang kurang menyenangkan.

Aksi yang dilakukan ratusan pengemudi ojek online di depan DPR dan MPR ternyata berdampak langsung kepada kenyamanan penumpang.

Selain sulit mendapatkan pengemudi, tarif yang dikenakan pun jadi lebih tinggi dari biasanya. 

Di sisi lain, pengemudi ojol yang tidak ikut aksi harus kucing-kucingan dengan sesama pengemudi ojol yang berunjuk rasa. Jika, tidak, mereka bisa dicegat di tangah jalan dan dipaksa menurunkan penumpang yang sedang dibawanya.

"Saya tadi kena," ujar seorang pengemudi ojol di kawasan KH. Mas Mansyur, Senin (23/4/2018), yang memilih tidak menggunakan atribut seragam dan helm agar bisa tetap menarik penumpang.

Tentang harga yang melambung, salah satu penumpang ojek online bernama Rahayuningsih mengakuinya.

Ia menyebutkan tarif ojek online hari ini dari Stasiun Palmerah menuju ke kantornya mengalami kenaikan. Jika biasanya tarif dari Stasiun Palmerah ke kantornya hanya Rp7.000, pagi ini tarifnya naik dua kali menjadi Rp15.000.

"Aku biasanya dari Stasiun Palmerah ke kantor itu cuma Rp7.000. Tapi hari ini jadi Rp15.000," tuturnya kepada Bisnis, Senin (23/4/2018).

Kendati demikian, ia bersyukur tidak terkena sweeping yang dilakukan ratusan driver online.

Pasalnya, para pengemudi ojek online di beberapa wilayah di DKI Jakarta mulai menghimpun massa dengan melakukan sweeping  di jalan, mengajak pengemudi ojol lainnya untuk ikut serta dalam aksi mereka.

"Alhamdulilah aku tadi tidak kena sweeping," kata Ayu.

Kenaikan tarif berlipat pada Senin pagi juga diakui Siti. "Dari stasiun Karet ke kantor tadi pagi Rp16 ribu," ujar Siti. Biasanya tarif dari Stasiun Karet ke kantornya tak sampai Rp8.000.

Puluhan pengemudi ojek online hari ini melakukan aksi unjuk rasa ke Gedung DPR. Mereka menuntut kenaikan tarif menjadi Rp4000 per kilometer. Namun, aksi mereka diwarnai tindakan sweeping yang membuat penumpang marah. Pasalnya, penumpang yang sedang menggunakan ojek online dipaksa turun di tengah jalan saat ojol yang ditumpanginya terkena sweeping.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ojek online

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top