Bupati Purbalingga Minta Bandara Baru Jadi Embarkasi Haji

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga berharap kehadiran Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman bisa menjadi titik keberangkatan atau embarkasi untuk sembilan kabupaten di wilayah Jawa Tengah bagian barat.
Rivki Maulana | 23 April 2018 10:47 WIB
Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga, Jawa Tengah akan dikembangkan menjadi bandara komersial dan pengembangannya dijadwalkan rampung pada akhir 2019. - Bisnis/Rivki Maulana

Bisnis.com, PURBALINGGA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga berharap kehadiran Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman bisa menjadi titik keberangkatan atau embarkasi untuk sembilan kabupaten di wilayah Jawa Tengah bagian barat.

Bupati Purbalingga H. Tasdi mengatakan pihaknya sudah siap memberikan lahan seluas 5 hektare (ha) untuk penambahan landasan pacu atau runway Bandara JB Soedirman.

"Kalau berangkat dari Solo, itu terlalu melelahkan," ujarnya dalam acara pembangunan Bandara JB Soedirman di Purbalingga, Senin (23/4/2018).

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Agus Santoso mengungkapkan saat ini Solo masih menjadi embarkasi haji terbesar di wilayah Jawa Tengah. Dia menuturkan perlu kapasitas lebih besar bagi Bandara JB Soedirman untuk menjadi embarkasi haji.

"Kalau untuk antar daerah mungkin masih bisa," sebut Agus.

Untuk diketahui, Bandara JB Soedirman semula merupakan Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara (AU) tipe C. Landasan pacu saat ini masih berupa rumput sepanjang 850 meter.

Maket pengembangan Bandara Jenderal Besar Soedirman.

 

Lanud kemudian dikembangkan menjadi bandara enclave sipil dengan panjang landas pacu 1.600 meter. Pembangunan runway dan seluruh fasilitas pendukungnya ditargetkan rampung pada akhir 2019.

Guna membangun jalan akses dan pembebasan lahan, Pemkab Purbalingga menggelontorkan anggaran hingga Rp125 miliar. Sebanyak Rp30 miliar di antaranya digunakan untuk pembebasan lahan

Tasdi mengungkapkan operasional bandara akan meningkatkan konektivitas ke sembilan kabupaten di wilayah Jawa Tengah bagian barat. Selama ini, waktu tempuh dari Semarang ke Purbalingga mencapai 5 jam; dari Yogyakarta 4 jam; dan dari Jakarta 9 jam.

Menurutnya, Bandara JB Soedirman juga akan membantu roda perekonomian Purbalingga dan delapan kabupaten lainnya. Terlebih, saat ini sudah berdiri 1.038 perusahaan berorientasi ekspor di daerah itu.

Sekitar 300 perusahaan berorientasi ekspor di antaranya berada di Purbalingga dan mampu menyerap tenaga kerja hingga 66.000 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bandara

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top