Ini Alasan Menteri Rini Minta Garuda Indonesia Tutup Rute Jakarta — London

Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara meminta PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. untuk memepertimbangkan penutupan rute penerbangan langsung Jakarta-London karena dianggap kurang menguntungkan.
M. Nurhadi Pratomo | 22 April 2018 12:03 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno saat Joget bareng karyawan Kementerian BUMN - Riendy Astria

Bisnis.com,JAKARTA — Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara meminta PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. untuk memepertimbangkan penutupan rute penerbangan langsung JakartaLondon karena dianggap kurang menguntungkan.

BACA JUGA : Penutupan Rute Jakarta-London, Begini Jawaban Dirut Garuda Indonesia

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gatot Trihargo menyebut pihaknya telah meminta kepada Garuda Indonesia untuk meninjau penerbangan langsung JakartaLondon. Pasalnya, rute tersebut dinilai kurang memberikan keuntungan bagi perseroan.

“Indonesia London dipertimbangkan untuk ditutup. Ibu Menteri [BUMN] minta untuk ditinjau ke London,” ujarnya di Jakarta, Minggu (21/4/2018).

Gatot menjelaskan bahwa alasan pembukaan rute JakartaLondon sebelumnya menyasar penumpang yang terbang dari Inggris menuju ke Australia yang diperkirakan mencapai 350.000 orang per tahun. Akan tetapi, maskapai lain akan membuka penerbangan langsung dari London menuju Perth, Australia, pada Juli 2018.

“Ini akan berpengaruh terhadap Garuda Indonesia. Tahun lalu, jumlah penumpang kami hanya 35.000 atau 10% [dari potensi] rute Jakarta-London,” ujarnya.

SIMAK : Menpar Arief Berharap Garuda Pertahankan Rute Jakarta-London

Sebagai gantinya, dia meminta emiten berkode saham GIAA itu untuk fokus ke rute di dalam negeri. Menurutnya, saat ini terdapat potensi untuk penerbangan ke Wilayah Timur Indonesia.

Pihaknya menyebut bahwa manajemen juga telah mempersiapkan pembukaan rute internasional baru yakni Istanbul, Turki. Selain itu, GIAA juga dianjurkan untuk lebih fokus menggarap pasar penumpang Umroh dan Haji.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Rini Soemarno

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup