Indosat Genjot 4G di Frekuensi 2,1 GHz

PT Indosat Ooredoo Tbk. menggenjot pelayanan 4G melalui beroperasinya frekuensi 2,1 GHz yang dimulai pada 1 Mei 2018.
Duwi Setiya Ariyanti | 20 April 2018 06:45 WIB
Logo Indosat Ooredoo di kantor pusat PT Indosat Tbk. - Indosat

Bisnis.com, BANDAR LAMPUNG -- PT Indosat Ooredoo Tbk. menggenjot pelayanan 4G melalui beroperasinya frekuensi 2,1 GHz yang dimulai pada 1 Mei 2018.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Joy Wahjudi mengatakan frekuensi 2,1 GHz yang diperoleh melalui lelang pada akhir tahun lalu bakal langsung digunakan untuk pelayanan 4G. Menurutnya, slot tambahan 5 MHz itu akan menaikkan kapasitas di wilayah-wilayah dengan trafik padat seperti di Jakarta.

"Untuk LTE lah. Kami lihat kebutuhannya, yang mana butuh. Kami pakai, pasti kami pasang. Seperti Jakarta," ujar Joy dalam jumpa pers di Bandar Lampung, Kamis (19/4/2018).

Dengan tambahan 5 MHz ini, Indosat akan memiliki 15 MHz. Spektrum itu terbagi menjadi tiga blok atau sama dengan jumlah blok frekuensi yang dimiliki tiga operator lainnya yakni Tri, Telkomsel, dan XL.

Rencananya, pada 1 Mei 2018, dampak tambahan spektrum baru mulai terasa seperti yang terjadi pada penguatan jaringan di Lampung yang sudah bisa dirasakan pelanggan.

Pada uji jaringan melalui aplikasi nPerf di Bandara Radin Inten II Bandar Lampung, kecepatan unduh berada di 12,64 Mbps. Kemudian, kecepatan unggah sebesar 16,25 Mbps dan waktu tunda atau latency sebesar 49 ms. Dari sisi performa untuk browsing sebesar 37,84% dan streaming video sebesar 89,25%.

Selama di perjalanan, tingkat kecepatan unduh dan unggah berbeda-beda dengan titik tertinggi di kecepatan 27,44 Mbps untuk unduh dan 28,09 Mbps untuk unggah. Sementara itu, titik terendah untuk titik unduh ada di level 4,47 Mbps dan unggah di level 8,90 Mbps.

Kecepatan itu bahkan melampaui kecepatan unduh dan unggah di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang yakni 9,67 Mbps untuk unduh dan 17,06 Mbps untuk unggah. Dari sisi performa untuk browsing sebesar 33,62% dan streaming video sebesar 84,34%.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
indosat

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top