Empat BUMN Kembangkan Desa Wisata Setanggor-Lombok

Dalam rangka Hari Ulang Tahun Bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan sejumlah BUMN pada bulan Maret-April 2018 akan dilaksanakan secara serentak sejumlah kegiatan sosial di wilayah Nusa Tenggara Barat pada 18April--19 April 2018.
Anitana Widya Puspa | 19 April 2018 21:03 WIB
Pekerja membersihkan pantai dekat area pembangunan Paramount Hotel & Residences di Kawasan Mandalika yang dikelola dan dikembangkan oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) di Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (18/4/2018)./ANTARA FOTO - Ahmad Subaidi

Bisnis.com, JAKARTA— Dalam rangka Hari Ulang Tahun Bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan sejumlah BUMN pada bulan Maret-April 2018 akan dilaksanakan secara serentak sejumlah kegiatan sosial di wilayah Nusa Tenggara Barat pada 18 April--19 April 2018.

Diketahui, Setanggor merupakan salah satu desa wisata terkenal di Indonesia yang berada di Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Jaraknya yang hanya 5 kilometer dari Bandara Internasional Lombok ini tengah diminati wisatawan, baik domestik dan mancanegara karena memiliki ragam potensi kearifan lokal pedesaan dan keindahan alamnya yang menjadi daya tarik tersendiri.

Setidaknya ada 14 spot wisata yang bisa dinikmati di desa ini diantaranya, wisata Seni Budaya, Gong Keramat Usia 200 tahun lebih, wisata Tenun, wisata Peternakan, wisata Pertanian, wisata Agro, English Fun, wisata Religi, dan Cassava Garden.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai koordinator pelaksana HUT Bersama area Bali dan Nusa Tenggara bersama dengan PT PAL Indonesia (Persero), PT Istaka Karya (Persero) dan PT Nindya Karya (Persero) akan melaksanakan Padat Karya Tunai (Cash For Work) yang melibatkan sekitar 230 orang yang melibatkan masyarakat Setanggor dengan rangkaian kegiatan yang dilakukan mulai dari pembuatan dan perbaikan saluran air, pembersihan sungai dan penebaran benih bibit ikan nila.

Kegiatan ini akan dilaksanakan secara serentak dengan melibatkan masyarakat Desa Setanggor.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi, berpandangan, bahwa BUMN harus berperan aktif dalam mendongkrak perekonomian negeri melalui pembangunan dan pengembangan di kawasan operasional dan sekitarnya.

Direktur Utama PT Istaka Karya (Persero) Sigit Winarto mengatakan, secara prinsip sinergi yang dilakukan keempat BUMN tersebut berimbas langsung pada masyarakat luas di wilayah Lombok.

Pasalnya, Program Padat Karya Tunai dan Bersih-Bersih pantai Mandalika merupakan program dari masyarakat dan untuk masyarakat yang dapat meningkatkan pendapatan, konsumsi dan daya beli masyarakat sekitar. Dengan adanya perputaran uang di lingkungan tersebut, maka dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan program ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan, kata Sigit.

Selain kegiatan padat karya di Desa Setanggor, dalam rangka HUT Bersama BUMN wilayah Bali dan Nusa Tenggara, akan dilakukan juga kegiatan Bersih-Bersih di Pantai Mandalika, Lombok pada Kamis (19/4).

Aksi Bersih-Bersih Pantai ini juga merupakan kegiatan sinergi empat BUMN yang peduli dengan kebersihan di lingkungan pariwisata Lombok, dimana perwakilan karyawan empat BUMN secara bersama-sama akan memunguti sampah dan membersihkan ganggang/rumput laut di bibir pantai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bumn

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top