Presiden Jokowi: Percepat Perumahan bagi PNS, TNI & Polri

Jokowi merinci jumlah ASN mencapai 945.000, 275.000 TNI, dan 360.000 Polri yang belum memiliki rumah secara permanen.
Amanda Kusumawardhani | 16 April 2018 17:36 WIB
Perumahan sederhana di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. - Antara/Raisan Al/Farisi

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo menginstruksikan percepatan pembangunan perumahan bagi aparat sipil negara (ASN), TNI, dan Polri.

Jokowi merinci jumlah ASN mencapai 945.000, 275.000 TNI, dan 360.000 Polri yang belum memiliki rumah secara permanen.

Dengan adanya percepatan tersebut, dia mengharapkan bis menurunkan back log perumahan secara nasional yang saat ini di angka 11,4 juta.

"Dalam tiga tahun terakhir pemerintah bukan hanya melakukan percepatan pembangunan infrastruktur, tapi juga melakukan percepatan kebutuhan perumahan bagi masyarakat," katanya di Istana Kepresidenan, Senin (16/4/2018).

Namun, Jokowi mengakui bahwa percepatan penyediaan perumahan bagi ASN seringkali terkendala oleh mekanisme pembiayaan yang terbatas.

Untuk itu, dalam rapat terbatas kali ini, Jokowi mengundang Ketua Dewan Komisioner OJK, direktur utama bank-bank BUMN, dan beberapa direktur utama bank daerah membicarakan langkah-langkah terobosan, dari sisi pembiayaan.

Terutama dengan memanfaatkan dana anggaran non pemerintah sehingga dia mengharaplan ada tambahan alternatif model di luar skema pembiayaan perumahan yang sudah ada.

"Dan dengan langkah terobosan terutama dalam sisi pembiayaan ini, saya berharap penyediaan perumahan bagi ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri bisa dipercepat sehingga ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri bisa terpenuhi kebutuhan pokoknya," tambahnya.

 

Tag : jokowi, polri, perumahan, tni
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top