Terinspirasi ‘Gundam’, Insinyur Asal Jepang Ini Bangun Robot Raksasa

Di masa kecil, seorang insinyur asal Jepang , Masaaki Nagumo selalu bermimpi mengendarai robot raksasa dari serial animasi favoritnya, "Mobile Suit Gundam".
Aprianto Cahyo Nugroho | 13 April 2018 14:53 WIB
Maasaki Nagumo bersama robot Mononofu - FOTO:Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Di masa kecil, seorang insinyur asal Jepang , Masaaki Nagumo selalu bermimpi mengendarai robot raksasa dari serial animasi favoritnya, "Mobile Suit Gundam".

Sekarang, pria berusia 44 tahun ini mungkin dapat mewujudkan impiannya setelah menciptakan robot raksasa yang terinspirasi oleh franchise animasi populer Jepang tersebut.

Dikembangkan di parik pembuat mesin pertanian Sakakibara Kikai, robot setinggi 8,5 meter dengan berat lebih dari 7 ton tersebut dinamai LW-. Di dalamnya terdapat kokpit dengan monitor dan tuas untuk mengontrol gerak lengan dan kaki robot.

Bagian dalam kokpit Mononofu/foto:Reuters

 

"Saya pikir ini dapat berubah menjadi peluang bisnis," kata Nagumo kepada Reuters.

Sakakibara Kikai telah mengembangkan robot dan mesin hiburan lain di samping bisnis peralatan pertanian utamanya dan menyewakannya sekitar 100.000 yen (Rp12,7 juta) per jam, untuk pesta ulang tahun anak-anak dan hiburan lainnya.

Perusahaan ini telah menciptakan robot lain seperti Landwalker degan tinggi 3,4 meter, Kid Walker Cyclops yang lebih kecil dan mesin tinju MechBoxer, tapi robot Mononofu lah yang paling tinggi dan dapat melakukan gerakan yang lebih kompleks.

Mononofu dapat menggerakkan jari-jarinya dan memutar bagian atas tubuhnya, dan berjalan maju dan mundur, tapi hanya dapat bergerak kurang dari 1 km per jam.

Selain itu, Mononofu juga dilengkapi dengan senapan udara di lengan kanannya yang mampu menembakkan bola spons dengan kecepatan 140 km/jam.

"Sebagai robot yang terinspirasi oleh anime (serial animasi Jepang) yang dapat ditunggangi, saya pikir ini adalah yang terbesar di dunia," kata Nagumo.

Bagaimanapun, Mononofu terlalu besar untuk dapat meninggalkan pabrik tanpa harus dibongkar terlebih dahulu karena dibangun lebih tinggi dari pintu utama pabrik tersebut.

Tag : jepang, robot
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top