Pemerintah Gelar Pertemuan Pengusaha Transportasi Online, 3 Menteri Dijadwalkan Ikut Hadir

Kepala KSP Moeldoko mengatakan pihak pemerintah yang hadir dalam pertemuan itu antara lain Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.
Yodie Hardiyan | 28 Maret 2018 13:54 WIB
Moeldoko - Antara/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah bakal  menggelar pertemuan dengan perusahaan transportasi online di Kantor Staf Presiden (KSP), Rabu (28/3/2018) sore.

Pertemuan ini merupakan tindak-lanjut dari pertemuan antara perwakilan pengemudi taksi online dan KSP serta pertemuan antara perwakilan pengemudi ojek online dan Presiden Joko Widodo yang keduanya diselenggarakan pada Selasa (27/3/2018).

Kepala KSP Moeldoko mengatakan pihak pemerintah yang hadir dalam pertemuan itu antara lain Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.

"[Pertemuan nanti akan membahas] roda dua, sekaligus rapat roda empat," katanya di lingkungan istana kepresidenan, Rabu (28/3/2018).

Menurutnya, pertemuan yang akan diselenggarakan itu bakal membahas mengenai tuntutan pengemudi taksi online soal Peraturan Menteri Perhubungan (PM) Nomor 108/2017 tentang Angkutan dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Selain itu, terkait ojek online, pertemuan itu akan membahas mengenai tarif. "Nanti kita diskusi sama aplikator, berapa harga, mereka yang punya hitung-hitungan," kata Moeldoko.

Seperti diketahui, pengemudi ojek online yang berunjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (27/3/2018), menuntut mengenai peningkatan tarif. Sejumlah perwakilan pengunjuk rasa diizinkan bertemu Presiden di Istana Merdeka.

"Intinya dicari jalan tengah agar tidak merugikan," kata Jokowi seusai melantik hakim Mahkamah Konstitusi dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau.

Dalam pertemuan dengan perwakilan pengunjuk rasa, Jokowi mengatakan para pengemudi menyampaikan kesulitan mengenai tarif. Melihat kondisi itu, Jokowi memerintahkan Menteri Perhubungan dan Menteri Komunikasi dan Informatika untuk mengumpulkan aplikator dan pengemudi untuk berbicara.

"Besok-besok dibicarakan dulu. Tapi menurut saya, memang harus ada patokan harga bawah, harga atas. Mungkin ke situ, tapi belum. Besok akan diputuskan setelah pertemuan itu dilakukan," katanya.

Tag : Gojek, transportasi online, jasa angkutan online
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top