Telkomsel Operasikan 17 BTS 4G Baru di 14 Provinsi

PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) Tbk akan mengoperasikan 17 base transceiver station (BTS) 4G LTE baru di wilayah pedesaan, dengan demikian total BTS yang kini dimiliki operator pelat merah tersebut sudah mencapai 568 BTS.
Sholahuddin Al Ayyubi | 22 Maret 2018 16:32 WIB
ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) Tbk akan mengoperasikan 17 base transceiver station (BTS) 4G LTE baru di wilayah pedesaan, dengan demikian total BTS yang kini dimiliki operator pelat merah tersebut sudah mencapai 568 BTS.

Direktur Network Telkomsel Bob Apriawan mengatakan Telkomsel bangun 17 BTS 4G LTE baru untuk wilayah pedesaan yang belum pernah memiliki akses telekomunikasi atau desa yang terisolir. Menurutnya, seluruh BTS di wilayah terisolir itu tersebar pada 14 provinsi di seluruh Indonesia yaitu Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua. 

"Kehadiran BTS pada wilayah yang sebelumnya tidak memperoleh akses telekomunikasi ini semakin mempertegas komitmen Telkomsel dalam membangun dan memajukan seluruh negeri, tidak hanya di kota dan daerah yang menguntungkan secara bisnis," tuturnya , Kamis (22/3/2018).

Dia menjelaskan pembangunan BTS baru pada wilayah terisolir jaringan telekomunikasi tersebut berhasil digelar berkat kerja sama Telkomsel dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika guna penyediaan akses telekomunikasi seluler bagi masyarakat di wilayah Universal Service Obligation (USO). 

"Kami terus berupaya menyediakan layanan komunikasi berkualitas yang merata di seluruh Indonesia untuk mendorong pertumbuhan masyarakat dalam segala aspek kehidupan," katanya.

Menurutnya, Telkomsel telah menerapkan BTS 4G berteknologi transmisi satelit Very Small Aperture Terminal-Internet Protocol (VSAT-IP). Menurut Bob, teknologi tersebut bisa menjadi solusi komunikasi untuk melayani daerah terpencil dengan kondisi geografis yang paling sulit, sehingga sangat tepat untuk diterapkan di negara kepulauan seperti Indonesia. 

"Ke depannya, Telkomsel tidak hanya menghadirkan konektivitas layanan komunikasi, namun juga menyediakan solusi produk dan layanan digital yang turut mendukung produktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian daerah pelosok," ujarnya.

Tag : telkomsel
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top