25% Startup Berdampak Sosial Banting Setir

Singapore International Foundation berupaya menyediakan mentor yang sesuai agar startup penerima modal bertahan di bisnis yang sama.
Duwi Setiya Ariyanti | 21 Maret 2018 17:54 WIB
Patung Merlion di Marina Bay, Singapura - Wikimedia Commons

Bisnis.com, JAKARTA — Seperempat dari ratusan perusahaan rintisan di bidang sosial “banting setir” ke bisnis lain setelah meraih pendanaan.

Singapore International Foundation (SIF), organisasi nirlaba menyiapkan pendanaan bagi enam perusahaan rintisan berdampak sosial dengan total hingga SG$120.000 per tahun untuk mendukung kewirausahaan bagi orang muda.

Pengumuman pemenang baru dilaksanakan Oktober 2018 dengan penyaluran dana secara bertahap. Sejak program berjalan di 2010, sudah terdapat 772 alumni di 27 negara dengan 75% pemenang yang masih menjalankan usaha yang sama.

Head Good Business Programmes Division SIF, Martin Ng mengatakan pihaknya berupaya menyediakan mentor yang sesuai agar bisa membuat para pemenang tetap berada di usaha yang sama dan mengembangkannya.

Pasalnya, saat ini, terdapat 25% yang memilih berganti konsep atau tak meneruskan usaha yang sama setelah satu hingga dua tahun selang waktu pencairan dana.

"Kebanyakan dari mereka masih berada di bidang sosial. Mereka mengubah ide mereka dan pindah ke organisasi lain. Mentor yang sesuai akan membuat mereka melanjutkan program mereka," katanya.

SIF menerima lebih dari 200 proposal pada akhir tahun lalu. Adapun, saat ini, seluruh ide yang masuk telah tersaring menjadi 47 tim yang nantinya akan melakukan presentasi pada Sabtu (24/3/2018).

Pemberian dana ini sesuai dengan program SIF yakni young social enterprises (YSE). Setidaknya, perusahaan rintisan yang terpilih harus melewati beberapa penilaian yaitu memiliki dampak sosial yang besar, keberlangsungan, ide, komitmen dan kelayakan.

Dari 47 tim yang terpilih, 16 di antaranya berasal dari Singapura. Kemudian, 8 tim dari India, masing-masing 6 tim dari Indonesia dan Malaysia. Lalu, Vietnam, Thailand, China, Kamboja dan Amerika Serikat menyisakan masing-masing 2 tim. Terakhir, Pakistan dan Bhutan masing-masing diwakili 1 tim.

Tag : StartUp
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top