Bulog Gandeng BPS Kelola Data Pangan

Perum Bulog menandatangani nota kesepahaman (MOU) dengan Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai penyediaan, pemanfaatan, serta pengembangan data dan informasi statistik di Bidang Pangan.
Pandu Gumilar | 20 Maret 2018 14:08 WIB
Pekerja membongkar muatan beras Bulog dari kapal, di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, Aceh, Rabu (30/8). - ANTARA/Rahmad

Bisnis.com, JAKARTA — Perum Bulog menandatangani nota kesepahaman (MOU) dengan Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai penyediaan, pemanfaatan serta pengembangan data dan informasi statistik di Bidang Pangan.

Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan bagi perusahaannya data yang dihimpun oleh BPS dapat menentukan strategi penugasan dan komersial Bulog. Manfaat lainnya adalah data tersebut akan menjadi bagian dari early warning System (peringatan awal).

"Tujuan pelaksanaan nota kesepahaman ini dilakukan agar kedua belah pihak dapat saling bertukar informasi yang saling mendukung dan dibutuhkan dalam menyusun perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi penugasan Pemerintah," katanya Selasa (20/3/2018).

Dia berharap dengan nota kesepahaman dapat mendukung kegiatan bisnis Bulog tanpa mengurangi independensi BPS.

Kepala BPS, Suhariyanto menyambut langkah Perum Bulog untuk membina hubungan baik dengan BPS yang memiliki fasilitas dan peralatan analisa mutu pangan yang dapat mendukung pencatatan informasi dan data pangan.

"Data dan informasi BPS dapat digunakan oleh pengambil keputusan kebijakan di pemerintah maupun Bulog dalam melakukan analisa perencanaan dan pelaksanaan sesuai kondisi nyata di lapangan," katanya.

Nota kesepahaman yang ditandatangani oleh kedua belah pihak, mengatur perjanjian kerjasama selama lima tahun.

Tag : bulog, pangan
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top