Peminat Apartemen Naik

Survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index 2017 yang diselenggarakan Rumah.com bersama Iembaga riset Intuit asal Singapura menunjukkan bahwa responden yang meminati apartemen jumlahnya naik tiga kali lipat jika dibandingkan dengan survei 2 tahun sebelumnya.
Anitana Widya Puspa | 20 Maret 2018 16:06 WIB

Bisnis.com, JAKARTA-- Survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index 2017 yang diselenggarakan Rumah.com bersama Iembaga riset Intuit asal Singapura menunjukkan bahwa responden yang meminati apartemen jumlahnya naik tiga kali lipat jika dibandingkan dengan survei 2 tahun sebelumnya.
Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan mencatat sebanyak 63% responden di Indonesia berniat membeli hunian dalam enam bulan ke depan, di mana 60% diantaranya tertarik terhadap apartemen.
Selain itu, optimisme dari pembeli rumah pertama cukup tinggi.

Sebanyak 31% dari responden, konsumen yang berencana membeli hunian pertama dalam enam bulan ke depan berminat terhadap apartemen, sementara 23% mengaku tidak tertarik. Di kalangan investor, 47% responden investor mengaku berminat membeli properti apartemen dalam enam bulan ke depan. Sebanyak 21% menyatakan tidak tertarik.
“Apartemen semakin diminati karena kepraktisannya. Lokasinya relatif lebih dekat dengan pusat kota, dilengkapi fasilitas komersial, dan punya akses transportasi umum yang baik. Meski demikian, apartemen belum dilihat sebagai opsi hunian permanen,” katanya, Selasa (20/3/2018).

Jika dilihat status pernikahannya, minat terhadap apartemen berasal dari pencari rumah yang berstatus lajang. Sebanyak 40% pencari rumah berstatus lajang mengaku berminat membeli apartemen, 22% tidak berminat, dan 38% di antaranya ragu-ragu. Sedangkan mereka yang sudah menikah, baik sudah memiliki anak maupun belum, tidak tertarik membeli apartemen. Hanya 25% yang mengaku tertarik membeli apartemen, 38% ragu-ragu, 37% tidak tertarik.
Rumah.com Property Index juga mencatat peningkatan suplai apartemen secara nasional sebesar 4% pada kuartal IV/2017 dibandingkan dengan kuartal III/2017. Secara tahunan, peningkatannya mencapai 28%.
Country Manager Rumah.com Marine Novita, menjelaskan bahwa pengembang masih menahan diri pada 2017, tetapi melihat serapan yang tinggi pada semester I/2017, mereka meningkatkan suplai secara drastis di semester II.
Menurutnya, seiring waktu, konsumen mulai membuka diri terhadap apartemen, mengetahui kelebihan dan kekurangannya. Ketertarikan terhadap apartemen terutama pada korelasi harga dengan kepraktisan. Konsumen masih bisa mendapatkan hunian dengan harga Rp300 jutaan di lokasi yang strategis di kota-kota satelit, serta dekat dengan beragam fasilitas umum.


 

Tag : prospek apartemen
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top