Lintasarta Dukung Kemkominfo Bangun Infrastruktur Telekomunikasi

Perusahaan solusi ICT Lintasarta memastikan akan mendukung penuh langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk mendorong program Universal Services Obligation (USO) dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti) dengan membangun akses Internet di daerah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sholahuddin Al Ayyubi | 20 Maret 2018 02:11 WIB
ICT Lintasarta - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Perusahaan solusi ICT Lintasarta memastikan akan mendukung penuh langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk mendorong program Universal Services Obligation (USO) dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti) dengan membangun akses Internet di daerah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Presiden Direktur Lintasarta, Arya Damar mengapresiasi Kemkominfo yang terus membangun infrastruktur jaringan telekomunikasi di seluruh daerah terpencil melalui program USO di Indonesia‎. Menurutnya, daerah terpencil sangat membutuhkan layanan telekomunikasi untuk mendorong ‎ekonomi digital seperti yang digenjot Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Suatu kebanggaan Lintasarta dapat secara aktif mendukung pemerintah melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan pembangunan jaringan melalui program USO di daerah-daerah terpencil yang selama ini belum terjangkau layanan telekomunikasi dasar sekalipun, " tuturnya, Senin (19/3/2018).

Menurutnya, Lintasarta akan mendukung pemerintah dengan memasang 37 titik akses telekomunikasi, seperti di Kabupaten Sumbawa yang sudah dipasang 16 titik akses layanan Internet dan 2 BTS sepanjang 2017 lalu. Dia mengatakan, Lintasarta juga sudah menyediakan layanan Akses Internet dan BTS di 26 propinsi, 116 kota kabupaten, sebanyak 402 lokasi Akses Internet dan 134 BTS yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Hal ini menjadi cerminan bahwa Internet memungkinkan masyarakat untuk semakin produktif sekaligus lebih berdaya saing secara ekonomis,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
telekomunikasi

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top