Penumpang Internasional Angkutan Udara Indonesia Tumbuh 20,4%

Pertumbuhan penumpang internasional angkutan udara Indonesia dilaporkan mengalami kenaikan hingga 20,4% sepanjang 2017 dibandingkan tahun sebelumnya.
Rio Sandy Pradana | 18 Maret 2018 15:49 WIB
Aktivitas ground handling pesawat Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA--Pertumbuhan penumpang internasional angkutan udara Indonesia dilaporkan mengalami kenaikan hingga 20,4% sepanjang 2017 dibandingkan tahun sebelumnya.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengatakan hal tersebut mengindikasikan bahwa dukungan penerbangan nasional untuk pembangunan dan pengembangan pariwisata serta pertumbuhan perekonomian nasional sangat besar dan berpengaruh.

"Ini akan membawa kontribusi positif terhadap pertumbuhan perekonomian nasional serta pariwisata karena bertambah banyaknya wisatawan asing yang datang ke Indonesia,” kata Agus, Minggu (18/3/2018).

Berdasarkan data Direktorat Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara, jumlah penumpang internasional sepanjang 2017 sebanyak 12.494.442 orang, meningkat 20,4% dibandingkan dengan 2016 yang hanya 10.377.246 orang.

Adapun, market share penumpang Internasional terbanyak dipegang maskapai Garuda Indonesia dengan 4.833.194 penumpang atau 39% dan disusul Indonesia AirAsia dengan 3.273.758 penumpang atau 26%.

Selain itu, lanjutnya, produksi maskapai internasional yang melakukan penerbangan ke Indonesia selama 2017 juga dicatat. Jumlah penumpang yang diangkut maskapai asing tersebut berjumlah 19.061.737 orang dengan jumlah kargo mencapai 384.936 ton.

Agus berpendapat pencapaian tersebut merupakan hasil kerjasama yang baik antara para stakeholder di bidang penerbangan, baik regulator, operator, hingga masyarakat pengguna jasa.

Diharapkan kinerja tersebut terus ditingkatkan mengingat tantangan ke depan dengan semakin meningkatnya jumlah penumpang dan barang yang akan dilayani oleh sektor penerbangan.

Tag : penerbangan
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top