William Tanuwijaya Ingin Merchant di Tokopedia IPO Duluan

Alih-alih segera melakukan penawaran perdana saham, Tokopedia mendorong pemilik toko online di platformnya untuk lebih dulu melantai di bursa.
Dhiany Nadya Utami | 18 Maret 2018 16:25 WIB
Kepala Bekraf Triawan Munaf (dari kiri) bersama Chairman of Maker Fest William Tanuwijaya, Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih dan PLT Kepala Biro Humas Kemkominfo Noor Iza hadir saat peluncuran Maker Fest 2018, sebuah gerakan independen untuk pemberdayaan kreator lokal, di Jakarta, Jumat (16/3/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Alih-alih segera melakukan penawaran perdana saham, Tokopedia mendorong pemilik toko online di platformnya untuk lebih dulu melantai di bursa.

CEO Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan baginya indikator keberhasilan Tokopedia bukanlah IPO melainkan bisa mengantarkan para merchant untuk bisa IPO.

“Teman-teman wartawan sering bertanya ‘kapan IPO?’, bisa saya katakan untuk saat ini prioritas cita-cita kami para merchant lah,” tuturnya pada acara peluncuran Maker Fest 2018, Jumat (15/3/2018).

Salah satu upaya yang dilakukan Wiliam adalah membuat Maker Fest, ajang yang disebutnya sebagai gerakan independen untuk mengembangkan pada kreator lokal.

Wiliam mengharapkan Maker Fest dapat membantu mengakselerasi bisnis para kreator lokal tanah air melalui pengembangan keahlian dan pengetahuan, termasuk memantapkan langkah untuk terjun ke bursa.

“Untuk IPO memang tidak sederhana. Maka dari itu di Maker Fest kami ajak pula para konsultan supaya para kreator lokal ini bisa lebih serius,” tambahnya.

Dia juga mengungkap, para kreator lokal termasuk pelaku UMKM di Indonesia sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa tetapi sering terganjal berbagai kendala misalnya terbentur modal dan kesulitan membuat konsep yang matang untuk bisa jadi sebuah brand yang besar.

Tak hanya mengadakan sesi berbagi ilmu dan berbagai workshop, di Maker Fest para kreator lokal juga akan dijempatani untuk bisa berhubungan dengan investor. Ini diharapkan akan jadi titik terang bagi para UMKM yang sedang meniti usahanya.

“Taruhlah dari ajang ini bisa membentuk 1.000 UMKM yang berkembang, dari jumlah segitu pasti ada 1-2 yang melesat banget pertumbuhannya. Bahkan bisa jadi brand nasional,” tutur Wiliam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
e-commerce

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top