Internet di Sekitar Objek Vital Bakal Tetap Nyala Selama Nyepi

Koneksi internet di sekitar objek vital yang bersinggungan langsung dengan sarana umum dipastikan bakal tetap menyala selama Hari Nyepi, Sabtu (17/3/2018), di Bali.
Duwi Setiya Ariyanti | 16 Maret 2018 07:44 WIB
Petugas keamanan adat Bali atau Pecalang berpatroli di jalan tol Bali Mandara saat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1939 di Desa Adat Tuban, Badung, Bali, Selasa (28/3). - Antara/Panji Anggoro

Bisnis.com, JAKARTA -- Koneksi internet di sekitar objek vital yang bersinggungan langsung dengan sarana umum dipastikan bakal tetap menyala selama Hari Nyepi, Sabtu (17/3/2018), di Bali.

Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys mengatakan mengacu pada surat edaran memang objek vital seperti rumah sakit, kantor pemadam kebakaran, harus terjaga kualitas pelayanan internetnya kendati untuk wilayah lain harus dimatikan selama Nyepi.

Menurutnya, secara teknis memang tak memungkinkan bila di wilayah tertentu internet mati hanya untuk sebuah sarana umum karena cakupan jaringan berlaku berdasarkan luasan wilayah. Kendati demikian, operator diminta melakukan upaya maksimal untuk menjaga agar sarana umum tetap terhubung ke internet.

"[Kementerian Komunikasi dan Informatika] menyatakan semaksimal mungkin jangan sampai di rumah sakit ada masalah koneksinya," ujar Merza saat dihubungi Bisnis, Kamis (15/3/2018).

Lebih lanjut, untuk imbauan pengamanan dari konten negatif dan berita bohong atau hoax, dia menyebut operator tak memiliki kewenangan untuk memilah dan menilai konten. Namun, bila pemerintah menemukan konten negatif juga berita bohong, operator akan membantu melakukan pemblokiran.

"Kerja sama yang kami berikan, setiap kali ada perintah dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, konten atau meme negatif, kami bantu untuk hentikan karena kami bukan pihak yang menilai atau memilah hoax atau enggak," terang Merza.

Berdasarkan catatan Bisnis, operator telekomunikasi diharapkan untuk mematikan data seluler (internet) selama Nyepi berlangsung yakni sejak Sabtu (17/3) pukul 06.00 WITA hingga Minggu (18/3) pukul 06.00 WITA. Hal ini didasari imbauan oleh sejumlah ketua organisasi keagamaan di Bali untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman akibat unggahan status oleh warganet.

Pemutusan koneksi internet ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan selama Nyepi.

Tag : nyepi
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top