Jelang Ramadan, Ini Langkah Satgas Pangan Polri

Satuan Tugas Pangan memastikan bakal menjaga rantai distribusi komoditas pokok dan penting dalam negeri terlebih menjelang puasa Ramadan. Pihaknya mengaku tidak segan-segan mengambil langkah hukum bagi oknum yang melakukan permainan harga.
Rayful Mudassir | 08 Maret 2018 23:10 WIB
Menjelang Natal dan pergantian tahun, harga bahan pokok di pasar tradisional di Balikpapan mulai naik. - Bisnis.com/Fariz Fadhillah

Bisnis.com, JAKARTA – Satuan Tugas Pangan memastikan bakal menjaga rantai distribusi komoditas pokok dan penting dalam negeri terlebih menjelang puasa Ramadan. Pihaknya mengaku tidak segan-segan mengambil langkah hukum bagi oknum yang melakukan permainan harga.

Kepala Satuan Tugas (Satgas) Pangan Irjen Setyo Wasisto mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Satgas di daerah untuk memastikan stabilisasi harga pangan pokok. Pihaknya juga telah memeriksa gudang milik Bulog dan swasta untuk memastikan tidak ada penimbunan pangan berlebih.

“Ada 11 komoditas yang kami pantau. Diantaranya beras, gula, minyak, bawang putih, bawah merah, daging ayam, daging sapi, telur, kedelai dan cabai. Cabai kan banyak juga jenisnya,” kata Irjen Setyo di Jakarta, Kamis (8/3/2018).

Dia mengaku pekerjaan Satgas pangan turut didukung oleh stakeholder terkait seperti Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan hingga pelaku usaha, organisasi pangan dan asosiasi.

Tahun lalu, Satgas pangan juga sempat menyelesaikan kasus harga cabai yang melonjak tajam hingga Rp200.000 per kg. Menurutnya, setelah mengetahui kabar tersebut Satgas langsung membekuk pelaku di balik meningginya harga, masing-masing tiga orang di Solo dan satu pelaku di Semarang.

“Langsung [harga] turun bebas sampai sekitar Rp30.000 per kg,” katanya.

Tag : pangan
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top