PLTU Sumsel 8 Segera Masuk Tahap Kontruksi Juni 2018

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang Sumsel 8 berkapasitas 2x620 megawatt (MW) dipastikan segera memasuki tahap konstruksi pada Juni 2018.
Denis Riantiza Meilanova | 15 Februari 2018 01:31 WIB
Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri)dan Wakil Menteri Arcandra Tahar. - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com,JAKARTA - Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang Sumsel 8 berkapasitas 2x620 megawatt (MW) dipastikan segera memasuki tahap konstruksi pada Juni 2018.

Sekretaris Perusahaan PT Bukit Asam (Persero) Tbk Suherman mengatakan proses penuntasan pendanaan atau financial close direncanakan rampung pada 17 Juni 2018. 

"Insya Allah pertengahan tahun ini sudah bisa mulai tahapan konstruksi," ujar Suherman kepada Bisnis pada Rabu (14/2/2018).

Dengan demikian, operasi komersial (commercial operation date/COD) PLTU Sumsel 8 dipastikan tidak mundur dari jadwal yang direncanakan.

Suherman mengemukakan proses COD untuk unit 1 diselesaikan pada Desember 2021, sementara untuk unit 2 akan dilakukan pada untuk Maret 2022.

Adapun revisi perjanjian jual beli listrik (power purchase agreement/PPA) telah ditandatangani pada Oktober 2017.

Pembangkit itu semula akan mengalirkan listrik ke Jawa. Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan meminta listrik tersebut didistribusikan ke Sumatra melalui jalur tegangan tinggi 500 kV.

Amendemen tersebut juga mencantumkan bahwa PT Bukit Asam akan membangun transmisi sepanjang 45 km ke Gardu Induk Muara Enim.

Dalam proyek tersebut, PTBA akan membentuk perusahaan patungan dengan PT Pertamina (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. Ketiga perusahaan tersebut akan menjadi pembeli utama produk yang dihasilkan dari proyek gasifikasi batu bara tersebut.

Tag : pembangkit listrik
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top