AP I Optimalkan Ruang Kosong Terminal Bandara

PT Angkasa Pura I (Persero) akan mengoptimalkan pemanfaatan ruang di terminal bandara guna menggenjot pendapatan non-aeronautika hingga Rp3,4 triliun pada 2018.
Rio Sandy Pradana | 14 Februari 2018 19:06 WIB
Bandara Ngurah Rai di Bali, salah satu kelolaan PT Angkasa Pura I. - Bisnis.com/Ema Sukarelawanto

Bisnis.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura I (Persero) akan mengoptimalkan pemanfaatan ruang di terminal bandara guna menggenjot pendapatan non-aeronautika hingga Rp3,4 triliun pada 2018.

Corporate Secretary AP I Israwadi mengatakan secara umum bisnis non-aeronautika ditopang oleh pendapatan dari konsesi serta sewa tanah dan ruang. Adapun, target pendapatan dari kedua bisnis tersebut pada 2018 masing-masing sebesar Rp645 miliar dan Rp1,4 triliun.

"Kami akan melakukan re-layout [penataan ulang] di seluruh terminal bandara untuk mendapatkan space kosong. Itu yang akan kami tawarkan dan bisa menambah pendapatan," kata Israwadi, Rabu (14/2/2018).

Dia menjelaskan penataan ulang akan dilakukan di sejumlah bandara terutama Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Ngurah Rai Denpasar, dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan.

Menurutnya, masih banyak ruang kosong yang bisa dimanfaatkan untuk menjalankan usaha. Selain itu, pengoptimalan sewa tanah juga akan dilakukan di Bandara Adisucipto Yogyakarta.

Sementara, lanjutnya, tarif konsesi bandara juga akan dinaikkan menyesuaikan dengan pertumbuhan pendapatan tenant dan jumlah penumpang. Aktivitas konsesi didapat melalui gerai duty free maupun food and beverage, terutama di Bandara Ngurah Rai.

Tag : angkasa pura i
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top