Criteo Gelar Program Reseller untuk Percepat Pertumbuhan E-Commerce di Asia Pasifik

Perusahaan penyedia teknologi periklanan digital asal Prancis, Criteo, meluncurkan Criteo Reseller Program yang memungkinkan mitra-mitranya untuk menjadi reseller dari solusi Criteo Dynamic Retargeting.
Setyardi Widodo | 01 Februari 2018 12:39 WIB
Patrick Wyatt, Senior Vice President Product Management Criteo, memberikan pejelasan kepada wartawan di Da Nang, Vietnam, Kamis (1 Februari 2018) - Setyardi Widodo

Bisnis.com, DA NANG, VIETNAM- Perusahaan penyedia teknologi periklanan digital asal Prancis, Criteo, meluncurkan Criteo Reseller Program yang memungkinkan mitra-mitranya untuk menjadi reseller dari solusi Criteo Dynamic Retargeting.

Progam yang diklaim sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan pasar e-commerce di Asia Pasifik ini diluncurkan dalam acara Criteo Executive Summit 2018 di Da Nang, Vietnam, Kamis (1 Februari 2018).

Mengutip data eMarketer, penjualan e-commerce di Asia Pasifik akan mencapai nilai lebih dari US$3 triliun pada 2021 atau setara dengan 25% penjualan ritel di seluruh kawasan ini. Pada saat itu, setiap enam dari 10 orang di kawasan ini diperkirakan telah membeli produk di pasar online.

“Sebenarnya di setiap negara Asia Pasifik, pasar online telah menduduki posisi teratas dalam aplikasi-aplikasi yang sering digunakan oleh para konsumen lokal,” kata Yvonne Chang, Executive Managing Director Criteo Asia Pasifik.

Oleh karena itu, katanya, program reseller Criteo ini didesain untuk membantu mitranya memaksimalkan kesempatan pertumbuhan sambil memberikan pengalaman yang lancar dan relevan bagi konsumen di seluruh perangkat dan saluran penjualan.

Yvonne menjelaskan, melalui Criteo Reseller Program, pedagang dapat memanfaatkan fasilitas Criteo Dynamic Retargeting untuk meningkatkan engagement dengan konsumen. Mereka juga dapat mengontrol dan menyesuaikan pengeluaran iklan untuk menghubungkan konsumen dengan produk yang mereka butuhkan dan sukai.

“Program ini akan meningkatkan pertumbuhan perdagangan lebih lanjut di berbagai negara,” tegasnya.

Dengan akses yang diperluas dengan mesin Criteo yang terus mempelajari pasar dan commerce marketing ecosystem yang terbuka, seorang pedagang sekarang dapat mempersonalisasi penawaran produk dan rekomendasi untuk menjangkau, berinteraksi, dan mengkonversikannya menjadi pembelian oleh konsumen dalam skala yang lebih besar.

Criteo adalah perusahaan penyedia iklan bersasaran personal yang bekerja sama dengan peritel online dalam menyajikan iklan display. Iklan online itu tampil secara personal di layar milik konsumen yang sebelumnya telah mengunjungi situs web pengiklan. Perusahaan itu berkantor pusat di Paris, Prancis, dan saat ini beroperasi di 30 negara.

Teknologi Criteo memungkinkan penyedia ritel online untuk “mengejar” pengunjung yang telah meninggalkan situs webnya tanpa tanpa melakukan pembelian. Caranya, dengan menampilkan iklan banner terpersonalisasi yang bertujuan mengarahkan calon pelanggan kembali ke situs web ritel online yang telah ditinggalkannya itu.

Dijalankan di Jepang

Program ini telah dijalankan oleh Yahoo! Shopping Japan sejak awal 2016. Dalam waktu singkat, lebih dari 1.800 pedagang di pasar online ini telah membuktikan manfaat dari penggunaan kampanye dynamic retargeting yang mengarahkan trafik Internet ke halaman produk mereka. Dampaknya, menurut Criteo, Yahoo! mengalami peningkatan penjualan pasar online sebesar 69%.

Criteo Dynamic Retargeting menggunakan mesin yang bekerja dengan cara mempelajari dan memahami perilaku konsumen secara komprehensif di seluruh perangkat, browser, dan aplikasi.

Dengan demikian, mesin ini dapat memprediksi dengan akurat kecenderungan individu untuk membeli produk tertentu. Teknologi ini menyesuaikan rekomendasi produk dan desain visual iklan secara real-time, mendorong keterlibatan serta menarik individu untuk menyelesaikan pembelian.

Patrick Wyatt, Senior Vice President Product Management, Criteo, menyatakan Criteo Reseller Program membuka jalan bagi bisnis-bisnis perdagangan untuk menentukan pertumbuhan dan masa depan mereka sendiri.

Criteo didirikan oleh Jean-Baptiste Rudelle, Franck Le Ouay, dan Romain Niccoli di Paris, Prancis, pada tahun 2005. Perusahaan ini menghabiskan tahun-tahun awal untuk fokus dalam penelitian dan pengembangan sebelum meluncurkan produk pertama pada April 2008.

Pada tahun 2010, Criteo membuka kantor di Silicon Valley dalam upaya untuk masuk ke pasar Amerika Serikat. Kini pasarnya telah menyebar ke Amerika Utara, Eropa, Asia, Amerika Selatan, dan Australia.

Criteo membuka kantor pusat barunya di Paris, Prancis, pada 2012 dan membangun salah satu pusat penelitian terbesar di bidang iklan prediktif di Eropa.

Tag : teknologi, iklan digital
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top