Kementan Cetak Petani 'Jaman Now' Melek Digital

Kementerian Pertanian mendorong penerapan pertanian digital dan mencetak petani muda yang mengikuti kemajuan teknologi
Azizah Nur Alfi | 30 November 2017 11:59 WIB
Petani merawat tanaman sayur sawi Caisim yang ditanam menggunakan metode hidroponik di Penyengatrendah, Telanaipura, Jambi, Kamis (12/10). - ANTARA/Wahdi Septiawan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pertanian mendorong penerapan pertanian digital dan mencetak petani muda yang mengikuti kemajuan teknologi.

Sejumlah upaya diantaranya, melalui penyelenggaraan lomba web tingkat eselon I, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat, SKPD Provinsi dan Kabupaten/Kota Lingkup Pertanian seluruh Indonesia 2017 yang dilakukan baru-baru ini.

Selain itu, Kementan telah menerapkan open camera yang dapat memudahkan identifikasi lokasi serangan hama wereng.

“Arah kedepan agar diperkuat lagi pola-pola yang telah terbangun, baik terkait pendataan luas lahan, kartu tani dan asuransi pertanian yang membutuhkan teknologi, “ tutur Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi melalui keterangan resmi, Rabu (29/11).

Kementerian Pertanian juga telah menerapkan teknologi citra satelit untuk mendata luas dan fase pertanaman padi di samping melakukan perhitungan secara langsung. Hal ini dilakukan agar validitas data pertanian meningkat dan bisa digunakan sebagai acuan dalam merancang program maupun kebijakan pertanian ke depan.

“Perkembangan IT yang kita harapkan ke depan adalah terupdatenya data secara periodik baik harian dan bulannya, “ ujar Suwandi

Dia berpendapat dengan pertanian digital dapat mendukung percepatan pencapaian target swasembada pangan serta kesejahteraan petani.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pertanian

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top