Indonesia Raih Dukungan Finlandia & Singapura di Sidang IMO

Pemerintah Indonesia menggelar resepsi diplomati di sela sidang International Maritime Organization (IMO) guna menggalang dukungan bagi pencalonan anggota Dewan IMO Kategori C periode 2018-2019. Finlandia dan Singapura sejauh ini menjadi dua negara yang mendukung pencalonan Indonesia.
Rivki Maulana | 29 November 2017 17:45 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi mengunjungi Bandar Udara Internasional HAS Hanandjoeddin Tanjung Pandan, Belitung, Sabtu (28/10/2017). - Bisnis.com/Renat Sofie

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah Indonesia menggelar resepsi diplomati di sela-sela sidang International Maritime Organization (IMO) guna menggalang dukungan bagi pencalonan anggota Dewan IMO Kategori C periode 2018-2019. Finlandia dan Singapura sejauh ini menjadi dua negara yang mendukung pencalonan Indonesia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pemilihan anggota Dewan IMO Kategori C periode 2018-2019 pada Jumat (1/12/2017) mendatang. Anggota Dewan IMO Kategori C berisi 20 anggota yang mewakili kepentingan khusus dalam angkutan laut dan mencerminkan pembagian perwakilan yang adil secara geografis.

"Indonesia berkomitmen meneruskan kerja sama yang baik dengan IMO dalam mewujudkan pelayaran yang selamat, aman dan ramah lingkungan. Oleh sebab itu, saya meminta dukungan negara-negara anggota IMO untuk memilih Indonesia di pencalonan dewan IMO Kategori C periode 2018-2019. Vote for Indonesia!," imbau Budi Karya usai menyampaikan pernyataan umum di acara indonesia's Diplomatic Reception, sebagaimana siaran pers, Rabu (29/11/2017).

Adapun acara diplomatic reception dimaksud dihadiri oleh 200 orang lebih dari 172 negara dengan agenda resepsi terdiri dari pemutaran video pencapaian Indonesia di sektor transportasi laut, permainan angklung, pertunjukan tari Saman yang diakhiri oleh ramah tamah.

Budi Karya menekankan, arah pembangunan yang berorientasi pada kejayaan maritim menjadi alasan kuat bagi Indonesia untuk melanjutkan keanggotaan Dewan IMO Kategori C. Indonesia juga ingin terus berkontribusi untuk menjamin keselamatan, keamanan pelayaran yang lebih baik lagi.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal IMO, Kitack Lim turut hadir dan menyampaikan apresiasi kepada Indonesia yang telah bekerja sama dengan IMO untuk mewujudkan keselamatan, keamanan dan perlindungan lingkungan maritim.

Posisi Dewan IMO bagi Indonesia sangat penting karenasebagai anggota Dewan IMO bisa ikut menentukan arah dan kebijakan penyusunan aturan maritim internasional yang juga berpengaruh terhadap kebijakan maritim nasional.

Untuk diketahui, IMO merupakan organisas maritim dunia yang mengeluarkan regulasi Internasional di bidang keselamatan pelayaran, kenavigasian dan perlindungan lingkungan maritim. IMO saat ini beranggotakan 172 negara serta 3 associate members dengan kantor pusat berada di London, Inggris.

Tag : kemenhub
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top