RI Serahkan Piagam Ratifikasi Protokol IMO

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan menyerahkan secara rsmi piagam aksesi ratifikasi Indonesia untuk dua protokol International Maritime Organization (IMO).
Rivki Maulana | 28 November 2017 20:09 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi mengunjungi Bandar Udara Internasional HAS Hanandjoeddin Tanjung Pandan, Belitung, Sabtu (28/10/2017). - Bisnis.com/Renat Sofie

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan menyerahkan secara resmi piagam aksesi ratifikasi Indonesia untuk dua protokol International Maritime Organization (IMO).

Protokol yang telah diratifikasi yakni Protocol of 1988 relating to the International Convention for the Safety of Life at Sea (SOLAS) 1974 dan Protocol 1988 relating to LOADLINE 1966. Piagam aksesi ratifkasi diserahkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada Sekretaris Jenderal IMO, Kitack Lim di London, Selasa (28/11/2017). Penyampaian piagam aksesi dilakukan di sela-sela Sidang Majelis (Assembly) IMO ke 30 yang dihadiri oleh 172 negara anggota IMO.

"Penyampaian piagam aksesi ratifikasi menunjukkan komitmen Indonesia sebagai anggota IMO dalam mendukung kebijakan internasional untuk keselamatan pelayaran, " ujar Budi Karya dalam siaran pers, Selasa (27/11/2017).

Budi Karya yang menjadi Head of Delegation (HoD) Indonesia mengatakan, ratifikasi Protocol 1988 relating to SOLAS 1974 dituangkan melalui Peraturan Presiden RI no. 57/2017. Sementara itu ratifikasi Protocol 1988 relating to LOADLINES 1966 dituangkan melalui Peraturan Presiden No. 84/2017 tanggal 21 Agustus 2017.

Untuk diketahui, Protokol 1988 SOLAS mengatur harmonisasi masa berlaku sertifikat dan pelaksanaan pemeriksaan yang terdiri atas pemeriksaan awal, pemeriksaan tahunan, pemeriksaan antara dan pemeriksaan pembaharuan, Adapun, Protokol 1988 LOADLINES mengatur harmoninasi sertifikat pemeriksaan batas garis muat kapal yang aman bagi keselamatan kapal, pencegahan kelebihan muatan dan keselamatan lambung timbul, keselamatan platform serta peningkatan stabilitas kapal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenhub

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top