Gunung Agung Erupsi, Citilink Batalkan 36 Penerbangan Bali & Lombok

Maskapai berbiaya hemat Citilink Indonesia membatalkan 36 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar dan Bandara Internasional Lombok Praya.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 28 November 2017 14:15 WIB
Pesawat Citilink bersiap lepas landas dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Selasa (5/9). - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA –- Maskapai berbiaya hemat Citilink Indonesia membatalkan 36 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar dan Bandara Internasional Lombok, Praya.

Vice President Corporate Communication Citilink Indonesia Benny S. Butarbutar mengatakan keputusan itu diambil setelah mencermati aktivitas vulkanik Gunung Agung, Bali yang sudah masuk status Awas sejak Sabtu (25/11/2017).

"Sesuai dengan hasil koordinasi perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Agung, Bali dan pertimbangan yang menunjukkan abu vulkanik berisiko pada keselamatan penerbangan, maka Citilink Indonesia memutuskan untuk membatalkan seluruh penerbangan dari dan menuju Bali dan Lombok pada Selasa (28/11)," kata Benny melalui siaran pers, Selasa (28/11/2017).

Keputusan pembatalan penerbangan tersebut mengacu kepada data yang diperoleh dari analisis Route Advisory VAAC, BMKG, HIMAWARI, WNI dan sumber lainnya. Bagaimanapun juga, kata Benny, Citilink Indonesia selalu memperhatikan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan bagi para penumpangnya.

“Sehingga pembatalan penerbangan merupakan langkah yang tepat untuk diambil saat ini," kata Benny menambahkan.

Dari 36 penerbangan yang dibatalkan pada Selasa (28/11/2017) yaitu penerbangan dari Jakarta melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma, Bandung, Balikpapan, Surabaya dan Dili.

Dalam menangani pembatalan penerbangan ini, Citilink Indonesia juga telah menghubungi para penumpang yang sudah memiliki tiket penerbangan melalui sms dari call center.

Benny menambahkan bahwa Citilink Indonesia juga menyediakan opsi refund atau pengembalian uang pembelian tiket serta reschedule alias penjadwalan ulang penerbangan bagi para calon penumpang yang penerbangannya dibatalkan.

Adapun opsi refund ini akan diarahkan sesuai tempat pembelian tiket pesawat tersebut seperti agen pariwisata baik konvensional maupun online, serta pembelian langsung melalui website resmi Citilink. Dia mengakui Citilink Indonesia juga mengapresiasi para penumpang yang dapat mengerti dan memahami situasi yang sedang terjadi di lapangan saat ini.

Benny mengharapkan penerbangan kembali baik dalam waktu dekat ini sehingga operasional transportasi udara dapat segera kembali berjalan dengan normal. Sementara untuk penerbangan pada tanggal 29 November 2017 akan diputuskan lebih lanjut sesuai laporan perkembangan yang ada di lapangan.

Tag : gunung agung
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top