SAINGI BELANJA DARING: Nielsen Cetuskan Ide Pelayanan Konsumen Pelanggan Bagi Toko Modern

Dengan bermunculannya berbagai tantangan baru, termasuk perkembangan teknologi dan e-commerce, peritel harus pintar menciptakan nilai tambah atas produk yang dijual.
Annisa Margrit | 28 November 2017 13:12 WIB
Pengunjung memilih minuman di salah satu gerai supermarket - Jibi/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA— Dengan bermunculannya berbagai tantangan baru, termasuk perkembangan teknologi dan e-commerce, peritel harus pintar menciptakan nilai tambah atas produk yang dijual.

Executive Director, Retailer Services Nielsen Indonesia Yongky Susilo mengatakan pada prinsipnya praktik ritel adalah menciptakan nilai tambah. Oleh karena itu, pelaku usaha tidak boleh lupa untuk selalu meningkatkan nilai tambah produk yang ditawarkan.

“Produk tidak cukup hanya dijual begitu saja karena konsumen mencari experience, pengalaman,” terang dia dalam Modern Retail Expo 2017, Selasa (28/11/2017).

Perkembangan teknologi harusnya tidak disikapi sebagai ancaman, tapi dimanfaatkan untuk menyusun strategi bisnis. Pasalnya, teknologi hadir untuk menghapus hal-hal yang dianggap tidak menguntungkan oleh konsumen.

Misalnya, konsumen tidak mau datang ke gerai offline karena macet, malas membandingkan harga, dan malas mengantre di kasir. Hal-hal inilah yang membuat konsumen beralih ke e-commerce.

Oleh karena itu, hanya nilai tambah dan pengalaman lebih yang dapat ditawarkan peritel untuk menarik konsumen kembali datang ke toko atau membeli produk yang dijual.

“Peritel harus bisa tahu apa yang predictable, apa yang dianggap membosankan oleh konsumen. Ganti dengan sesuatu yang unpredictable, Artificial Intelligence (AI), teknologi,” terang Yongky.

Konsep berlangganan juga bisa menjadi pilihan yang dapat ditawarkan peritel ke konsumen. Melalui konsep ini, barang-barang yang sudah pasti dibeli konsumen tiap bulannya diantarkan langsung ke alamat mereka dan pembayaran dilakukan lewat transaksi online. Dengan demikian, konsumen tidak perlu datang langsung ke toko untuk berbelanja.

Untuk konsumen loyal, bisa juga diberikan penawaran atau promo khusus untuk beberapa produk dalam momen-momen tertentu.

Experience yang diberikan juga bisa berupa layanan perawatan tubuh gratis yang hanya ada di toko offline atau mengombinasikan gerai dengan pengalaman kuliner. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
toko modern

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top