80 Juta Nomor Prabayar Terdaftar

Kemkominfo akan terus menggenjot sosialisasi pendaftaran ulang kartu prabayar kepada masyarakat agar selesai sesuai dengan target yaitu April 2018.
Sholahuddin Al Ayyubi | 28 November 2017 11:02 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara (kiri), berdiskusi dengan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh, di sela-sela konferensi pers Pemanfaatan Data Kependudukan dalam Pelaksanaan Registrasi Kartu Prabayar Telekomunikasi di Jakarta, Rabu (11/10). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — Sebanyak 80 juta pelanggan kartu prabayar seluruh operator telekomunikasi sudah melakukan registrasi ulang hingga pukul 04:36 WIB hari ini, Selasa (28/11).

Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Noor Ihza mengemukakan angka tersebut berasal dari total pelanggan seluruh operator telekomunikasi yang sampai hari ini sudah mendaftarkan ulang kartu prabayarnya. 

Menurutnya, ‎Kemkominfo akan terus menggenjot sosialisasi pendaftaran ulang kartu prabayar kepada masyarakat agar selesai sesuai dengan target yaitu April 2018.

"Iya betul, sampai pukul 04:36 WIB tadi sudah ada sekitar 80 juta yang mendaftarkan ulang kartu prabayarnya. Kami optimis registrasi ulang ini akan berjalan sesuai target," tuturnya, Selasa (28/11).

Dia mengimbau kepada seluruh pelanggan kartu prabayar agar melakukan pendaftaran ulang, sehingga nomor yang digunakan tidak diblokir oleh pemerintah dan operator. 

Menurutnya, pendaftaran ulang kartu prabayar tersebut dapat memberikan masyarakat rasa aman dan nyaman, terutama dari ancaman kejahatan siber.

"Masyarakat harus segera melakukan pendaftaran ulang kartu prabayar, agar tidak bermasalah nomornya di kemudian hari. Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang aturan ini," katanya.

Tag : seluler
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top