ERUPSI GUNUNG AGUNG: AP I Siapkan Antisipasi Untuk Penumpang

PT Angkasa Pura I (Persero), operator Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali melakukan sejumlah antisipasi untuk mengatasi penumpang.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 27 November 2017 17:42 WIB
Sejumlah warga negara asing mencari informasi di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Senin (27/11). Bandara Ngurah Rai menutup semua penerbangan pada Senin mulai pukul 07.00 WITA karena terdampak abu vulkanis letusan Gunung Agung. ANTARA FOTO - Fikri Yusuf

Bisnis.com, JAKARTA –- PT Angkasa Pura I (Persero), operator Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali melakukan sejumlah antisipasi untuk mengatasi penumpang.

Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Israwadi mengatakan beberapa kegiatan telah dilakukan untuk mengatasi penumpang. Pertama, penyediaan bus untuk alih moda transportasi para calon penumpang dengan tujuan Terminal Mengwi dan Pelabuhan Padang Bay. Kedua, mengaktivasi pusat informasi layanan refund dan reschedule tiket, counter khusus konsulat untuk melayani kebutuhan warga negaranya masing-masing. Ketiga, memberikan hiburan berupa musik dan tarian tradisonal bali serta layanan tambahan berupa minuman dan makanan ringan.

“Hingga pukul 11.30 WITA, tercatat pergerakan penumpang pesawat terdampak yang melakukan alih moda transportasi menggunakan transportasi darat, sebanyak 2 bus dengan total 135 penumpang menuju Mengwi, 1 mobil berisi 4 penumpang menuju Padang Bay, 14 penumpang registrasi menuju Surabaya,“ kata Israwadi melalui siaran pers, Senin (27/11/2017).

Selain menyediakan bus bagi penumpang terdampak untuk melakukan alih moda transportasi menuju daerah tujuan, AP I juga menyediakan bus di area kedatangan internasional untuk membawa penumpang kembali ke hotel.

AP I mencatat, selain terdapat pembatalan 445 penerbangan, tercatat pula 10 penerbangan yang melakukan pengalihan pendaratan (divert). Adapun sepuluh penerbangan tersebut antara lain;

1. Garuda Indonesia GA 5150 rute Zengzhou-Denpasar yang dialihkan ke Bandara Juanda Surabaya.
2. Garuda Indonesia GA 897 rute Guangzhou-Denpasar yang dialihkan ke Bandara Juanda Surabaya.
3. Garuda Indonesia GA 859 Shanghai-Denpasar yang dialihkan ke Bandara Soekarno Hatta Jakarta.
4. Citilink QG859 Jakarta-Denpasar yang dialihkan ke Bandara Juanda Surabaya.
5. Qatar Airways QR964 Doha-Denpasar yang dialihkan ke Bandara Soekarno Hatta Jakarta.
6. China Eastern MU5029 Shanghai-Denpasar dialihkan ke Bandara Changi Singapura.
7. China Eastern MU781 Beijing-Denpasar dialihkan ke Bandara Changi Singapura.
8. Sriwijaya Air SJ1159 Guangzhou-Denpasar dialihkan ke Bandara Juanda Surabaya.
9. Lion Air JT927 Makassar-Denpasar dialihkan ke Bandara Juanda Surabaya.
10. Jetstar Australia JG117 Singapura-Denpasar-Perth, penerbangan langsung menuju Perth.

Israwadi menjelaskan terkait pelayanan imigrasi akan menyesuakan dengan hasil koordinasi dengan kantor imigrasi setempat, penumpang internasional yang sudah melewati proses imugrasi keluar, akan diberikan exit pass yang berlaku selama satu minggu.

Selanjutnya, pengurusan perpanjangan selama satu bulan akan dilakukan di kantor imigrasi. Bagi penumpang internasional yang belum melewati proses imigrasi, dapat mengurus perpanjangan selama satu bulan di kantor imigrasi.

Sampai dengan pukul 11.30 WITA, Israwadi menyatakan seluruh aktivitas penanganan penumpang, baik domestik maupun internasional, telah direlokasi ke area publik. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kepadatan di lantai 2 airlines counter dalam melayani penumpang internasional untuk melakukan reschedule. Beberapa titik di terminal juga telah kosong seperti boarding lounge dan commercial area.

Dia menambahkan, untuk kebutuhan penumpang update informasi perkembangan kondisi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dapat menghubungi hotline (0361) 9351011 ext. 5055, Posko Terpadu ext 6300. Sementara untuk hotline Bandara Internasional Lombok Praya dapat menghubungi posko terpadu (0370) 6157000 ext. 888 atau dapat menghubungi call center PT. Angkasa Pura I (Persero) di 172.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gunung agung

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top