Urban Height Serpong Serah Terima Tahun Depan

PT Graha Bersama Investama (GBI) Land menyelesaikan menara pertama Urban Heights Residence di Serpong disusul serah terima unit apartemen pada 2018 kepada konsumen.
Anitana Widya Puspa | 26 November 2017 18:00 WIB
Ilustrasi pembangunan apartemen - Antara/Audy Alwi

Bisnis.com, JAKARTA—PT Graha Bersama Investama (GBI) Land menyelesaikan menara pertama Urban Heights Residence di Serpong disusul serah terima unit apartemen pada 2018 kepada konsumen.

Presiden Direktur GIB Land Hanifa Cokrodiharjo mengatakan apartemen dengan konsep urban living ini akan terdiri atas dua menara, setelah merampungkan dan melakukan serah terima, perusahaan masih menimang rencana pembangunan menara kedua pada tahun depan.

Penjualan menara pertama telah mencapai 60% dari total 800 unit atau senilai Rp200 miliar. Hingga tahun depan perusahaan masih optimistis mampu meraup Rp1,4 triliun yang ditambah dari rencana penjualan menara kedua.

Proyek dengan nilai investasi Rp600 miliar ini dilepas kepada konsumen dengan harga Rp16 juta per meter persegi. Hanifa mengatakan proyek ini menyasar kaum urban, hal itu diwujudkan dengan manifestasi inovasi berupa aplikasi Urbanword untuk melakukan harmonisasi antara penghuni dengan pelaku usaha di luar apartemen.

Selain itu perusahaan juga membangun komunitas yang akan menjadi penggerak kaum urban, sehingga GIB Land juga memfasilitasi area komersial seluas 3.000 meter persegi sebagai tempat komunitas, hobi, kreatif, dan komunitas sosial.

“Ini penting karena penghuni apartemen nantinya akan menjalani kehidupan urban yang bisa mengakomodasi hobi sekaligus inspirasi kreatifnya, sehingga saat waktu luang ataupun akhir pekan dapat mengisi waktu dengan kesibukan yang lebih berkualitas,” katanya Minggu (26/11).

Terkait mekanisme pembayaran, pihaknya juga memberikan penawaran menarik yang berlaku bagi pembeli dengan cara bayar tunai keras 12 bulan. Selama masa pembangunan sampai dengan unit apartemen diserahterimakan, konsumem memperoleh passive income perbulan senilai kurang lebih 6%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
apartemen

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top