Tambah 10 Pesawat 2018, Sriwijaya Air Bidik 1,2 Juta Penumpang

Sriwijaya Air menargetkan jumlah penumpang hingga 1,2 juta orang pada 2018.
Rio Sandy Pradana | 24 November 2017 20:57 WIB
Pesawat Sriwijaya Air di Bandara Silangit di Tapanuli Utara, Sumatra Utara. - Bandara Silangit Antara/M. Iqbal

Bisnis.com, SIBORONG-BORONG - Sriwijaya Air menargetkan jumlah penumpang hingga 1,2 juta orang pada 2018.

Direktur Utama Sriwijaya Air Chandra Lie mengatakan jumlah tersebut naik 20% dibandingkan dengan target tahun ini yang sebanyak 1 juta penumpang.

"Target tahun depan 1,2 juta penumpang," kata Chandra usai menghadiri peresmian Bandara Silangit di Siborong-borong, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Jumat (24/11/2017).

Pihaknya juga akan berupaya meningkatkan jumlah penumpang penerbangan masuk ke dalam negeri atau inbond. Selama ini penerbangan ke dalam negeri didominasi turis asal China.

Turis tersebut, imbuhnya, mayoritas memilih Denpasar, Bali sebagai tujuan favorit. Perusahaan akan membidik turis dari negara lain untu datang ke Tanah Air.

Di sisi lain, Chandra mendukung program pemerintah yang ingin menyatukan konektivitas antar pulau di Indonesia menggunakan pesawat propeller. Belum lama ini telah dibuka rute yang mencakup Semarang, Pontianak, Ketapang, Sampit, dan Bandung.

Tambah Pesawat

Dia menambahkan Sriwijaya Air berencana menambah armada berupa 10 unit pesawat pada 2018.

Rencana penambahan pesawat disesuaikan dengan kemampuan perusahaan dalam melatih sumber daya manusia. Adapun, seluruh pesawat tersebut berjenis Boeing 737-800 NG.

"Sesuai kemampuan pelatihan SDM, kita akan tambah 10 pesawat. Setiap pesawat ada empat set kru," kata Chandra.

Dia menambahkan dana pengadaan pesawat tersebut akan menggunakan alokasi yang berasal dari internal perusahaan maupun lembaga keuangan lokal.

Penambahan pesawat, lanjutnya, juga berbanding lurus dengan jumlah rute. Tahun depan akan ada penambahan minimal 40 rute. Saat ini perusahaan maskapai tersebut memiliki 60 unit pesawat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sriwijaya air

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top