Lion Air Butuh 156 Pilot Baru. Pilot Dalam Negeri Jadi Prioritas

Maskapai penerbangan berbiaya rendah Lion Air membutuhkan tambahan pilot sebanyak 156. Jumlah tersebut untuk proyeksi hingga 2018.
Abdul Rahman | 22 November 2017 17:55 WIB
Pesawat Lion Air mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (11/6). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, TANGERANG - Maskapai penerbangan berbiaya rendah Lion Air membutuhkan tambahan pilot sebanyak 156. Jumlah tersebut untuk proyeksi hingga 2018.

Direktur Operasi Lion Air Daniel Putut mengatakan, pihaknya membutuhkan tambahan pilot seiring dengan semakin banyaknya jumlah pesawat yang ada di bawah naungan Lion Air Group.

Maskapai udara milik Rusdi Kirana ini memprioritaskan pilot lulusan sekolah penerbangan dalam negeri. Daniel mengklaim, sejak 2014 pihaknya sudah cukup banyak mempekerjakan pilot-pilot lokal.

"Lion butuh pilot baru sekitar 156. Diharapkan dari sekian banyak pilot ab initio [lulusan baru] bisa diserap," katanya saat konferensi pers Workshop Optimalisasi Penyerapan Pilot Ab Initio di Tangerang, Rabu (22/11/2017).

Saat ini jumlah pesawat yang tergabung dalam Lion Air Group sebanyak 219. Rinciannya, Lion Air sebanyak 115 unit, Wings Air 50 unit dan Batik Air sebanyak 54.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, jumlah pilot ab initio di Indonesia saat ini sebanyak 556.

Kepala Badan Kepegawaian Dirjen Perhubungan Udara Mochamad Haryoko menjelaskan, data terbaru ini sekaligus menganulir informasi bahwa masih ada sekitar 1.200 pilot ab initio yang menganggur.

Menurutnya, jumlah 1.200 tersebut merupakan data lama. Sedangkan dalam prosesnya sudah banyak yang diserap oleh maskapai . Apalagi sejumlah maskapai membeli pesawat baru sehingga membutuhkan banyak tenaga pilot.

Tag : lion air, pilot
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top