Maja Bakal Jadi Kota Mandiri

Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono meminta para pemangku kepentingan untuk mengembangkan Kota Baru Maja secara mandiri dan tidak lagi tergantung pada Jakarta.
Rivki Maulana | 18 November 2017 18:17 WIB
Juru bicara Presiden Johan Budi (kanan) berswafoto dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani (dari kiri), Mensesneg Pratikno dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, di sela-sela persiapan mengikuti rapat terbatas tentang optimalisasi dana desa, di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono meminta para pemangku kepentingan untuk mengembangkan Kota Baru Maja secara mandiri dan tidak lagi tergantung pada Jakarta.

Kota Baru Maja diproyeksi bakal dihuni hingga 1,2 juta jiwa di mana separuh dari jumlah tersebut merupakan kalangan masyarakat berpenghasilan rendah.

Pembangunan Kota Baru Maja menurut Basuki merupakan upaya pemerintah dalam menahan laju urbanisasi ke kota besar, terutama Jakarta. Basuki mengatakan, Maja yang terletak 90 km di Barat Jakarta harus dibangun dengan visi kota mandiri dengan banyak aktivitas, tidak sebatas permukiman.

"Maja harus menghidupi diriya sendiri. Jangan sampai Maja bergantung lagi dengan Jakarta," ujarnya selepas peresmian proyek Citra Maja Raya di Maja, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (18/11/2017).

Basuki menuturkan, pemerintah bakal mendukung pembangunan Kota Baru Maja lewat beragam proyek infrastruktur, terutama jalan akses. Dalam rencana induk, Kementerian PUPR bakal membangun jalan sepanjang 51 km. Jalan ini terbentang dari Pamulang--Setu--Parung Pajang--Maja. Saat ini juga tengah dibangun jalan tol Serpong--Balaraja oleh konsorsium Bumi Serpong Damai.

Kebutuhan air bersih di Kota Baru Maja juga akan disokong oleh Bendungan Karian yang saat ini progres pekerjaan fisiknya mencapai 40%. Bendungan ini mampu memasok air dengan kapasitas 200 liter per detik.

Untuk diketahui, pembangunan Kota Maja baru kembali berdenyut setelah hampir 20 tahun mati suri. Pembangunan Maja dirintis lewat SK Menteri perumahan rakyat nomor 02/KPTS/M/1998 dengan luas area 10.900 hektare.

Pada Juni 2016, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meneken Kesepakatan Bersama dengan Pemprov Banteng, Pemprov Jabar, Pemkab Bogor, Pemkab Tangerang Selatan, Pemkab Tangerang, dan tiga perusahaan properti untuk memulai rencana pengembangan Kota Baru Maja.

Kota Baru Maja bakal dikembangkan di atas lahan seluas 15.511 hektare dan diproyeksi bakal dihuni oleh 1,24 juta enduduk. Kota Baru Maja juga diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebanyak 675.900 jiwa.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perumahan

Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top