Bulog Bangun Gudang Kedelai Kedua di Banyumas

Badan usaha milik negara yang bergerak di sektor pangan, Perum Bulog, membangun gudang kedelai keduanya di Komplek Pergudangan Klahang, Sokaraja, Banyumas.
Azizah Nur Alfi | 16 November 2017 15:47 WIB
Kedelai - Antara

Bisnis.com, BANYUMAS - Badan usaha milik negara yang bergerak di sektor pangan, Perum Bulog, membangun gudang kedelai keduanya di Komplek Pergudangan Klahang, Sokaraja, Banyumas.

Ini merupakan pembangunan kedua dari rencana 13 unit gudang kedelai, setelah sebelumnya pembangunan gudang kedelai juga dilakukan di Sidoarjo, Jawa Timur.

Kepala Bulog Divisi Regional Jawa Tengah Djoni Nur Ashari menyampaikan gudang-gudang kedelai akan dibangun di sentra produksi dan konsumsi kedelai. Kabupaten Banyumas menjadi salah satu wilayah yang konsumsi kedelainya tinggi.

"Kebutuhan kedelai di Banyumas sangat tinggi dan sangat berpengaruh terhadap inflasi," katanya pada kegiatan peletakan batu pertama pembangunan gudang kedelai di Klahang, Banyumas, pada Kamis (16/11).

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Banyumas Didik Rudwianto menyebutkan kebutuhan kedelai di Kabupaten Banyumas sebesar 16.000 ton per tahun. Namun, kebutuhan yang besar tidak ditopang dari produksi kedelai lokal yang angkanya kini masih kecil.

Dia menjelaskan luas tanam kedelai di Banyumas sebesar 1.600 ha. Adapun, produksinya hanya 1.500 ton per tahun.

Oleh karena itu, Pemkab Banyumas berharap agar pembangunan gudang kedelai ini sekaligus dapat menjadi buffer stock sebagai upaya pengamanan pangan.

"Seperti Rastra, ketika harga beras tinggi, kita gak perku OP. Hanya perlu jatah dua bulan lalu digelontorkan. Kebijakan penyaluran Rastra yang diatur sedemikian rupa bisa menekan harga," imbuhnya.

Tag : kedelai
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top