Di Terminal 4 Changi, AirAsia Pacu Digitaliasi

CEO Grup AirAsia Tony Fernandes mengatakan, pindah ke T4 adalah langkah lanjutan dalam perjalanan untuk menjadi maskapai penerbangan digital.
Dika Irawan | 16 November 2017 14:40 WIB
CEO AirAsia Group Tony Fernandes - Bisnis/Dika Irawan

Bisnis.com, SINGAPURA - AirAsia umumkan rencana meningkatkan kualitas pengalaman perjalanan udara lewat digitalisasi dengan menjadikan Terminal 4 (T4) Bandara Changi, Singapura, Kamis (16/11/2017).

Bandara ini dianggap mumpuni sebagai model bandara masa depan untuk maskapai berbiaya hemat (LCC).

CEO Grup AirAsia Tony Fernandes mengatakan, pindah ke T4 adalah langkah lanjutan dalam perjalanan untuk menjadi maskapai penerbangan digital.

AirAsia, ujarnya, telah memulai serangkaian langkah guna membuat penerbangan menjadi lebih baik dan menyenangkan.

AirAsia selanjutnya akan menggunakan data dari operasionalnya di T4 Changi, yang menawarkan sistem Fast and Seamless Travel (FAST), sebagai referensi aktual tentang bagaimana sebuah bandara untuk LCC beroperasi dengan lebih baik melalui digitalisasi.

Hasil studi dari operasional di T4 akan diimplementasikan di Grup AirAsia.

"Kami bekerja sama dengan CAG [Changi Airport Group] dalam langkah digitalisasi untuk meningkatkan pengalaman bandara ini. Peningkatan penghematan dan efisiensi dari FAST selaras dengan upaya kami untuk mempertahankan struktur biaya yang terjangkau serta visi kami untuk menawarkan perjalanan yang lancar. Hal ini akan berujung pada tarif yang lebih hemat bagi para penumpang dan lalu lintas yang lebih banyak untuk Changi,” ujarnya dalam jumpa pers di Crowne Plaza Bandara Changi.

Hadir pada kesempatan itu, CEO AirAsia Singapura Logan Velaitham dan Wakil Presiden Pengembangan Bandara Changi Airport Group (CAG), Yam Kum Weng.

Tony menambahkan hal ini semua dimungkinkan karena CAG mengerti bagaimana prinsip kerja LCC.

Mereka, imbuhnya, memahami nilai yang dibawa LCC untuk bandara dan perekonomian yang lebih luas. Terpenting lagi, dalam bermitra dengan CAG pihaknya selalu mencari solusi yang menguntungkan seluruh pihak.

“FAST adalah layanan yang sangat cepat dan berorientasi ke masa depan. Kami senang sekali dapat bekerja sama dengan operator bandara kelas dunia seperti CAG yang memahami kekuatan digital untuk meningkatkan kenyamanan bandara.”

AirAsia merelokasi operasionalnya di Singapura ke T4 Changi dari Terminal 1 pada 7 November lalu. T4 ini dilengkapi dengan fasilitas mutakhir dengan menerapkan prinsip-prinsip FAST seperti kios check-in otomatis untuk mengakses informasi penerbangan yang telah dipesan serta mencetak boarding pass dan tag untuk tas bagasi.

Kemudian juga fasilitas auto bag drop, proses imigrasi dan boarding gate, yang kesemuanya didukung oleh teknologi pengenalan wajah.

Di samping itu, AirAsia juga akan mendapatkan keuntungan dari peningkatan kedatangan penumpang-penumpang baru dan konektivitas transportasi ke kota yang disediakan oleh CAG.

Sehingga, mendukung upaya maskapai untuk menambah penerbangan dan memperkenalkan rute baru yang akan meningkatkan konektivitas dengan Singapura.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
airasia

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top