Akhir Tahun, 3 Proyek Strategis di NTT Siap Diresmikan

Gubenur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya, mengatakan ada tiga proyek strategis nasional di provinsi itu telah dijadwalkan untuk diresmikan pada Desember 2017 karena sudah selesai dikerjakan dan siap beroperasi.
Newswire | 16 November 2017 14:42 WIB
Presiden Jokowi saat meninjau pembangunan bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, NTT. (25/7/2015). - Antara

Bisnis.com, KUPANG – Gubenur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya, mengatakan ada tiga proyek strategis nasional di provinsi itu telah dijadwalkan untuk diresmikan pada Desember 2017 karena sudah selesai dikerjakan dan siap beroperasi.

Gubernur Lebu Raya mengatakan ketiga proyek strategis nasional itu yakni Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin di Kabupaten Malaka, dan PLBN Wini di Kabupaten Timor Tengah Utara.

Gubernur dua perode itu mengaku telah melayangkan surat undangan kepada Presiden Joko Widodo untuk meresmikan langsung proyek strategis nasional yang menyebar di Pulau Timor itu.

Selain agenda peresmian, pada Desember 2017 juga dilakukan peletakan batu pertama pembangunan sejumlah proyek besar meliputi Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Semen Kupang Indonesia di Kabupaten Kupang, dan Jembatan Pancasila-Palmerah di Kabupaten Flores Timur.

"Itu beberapa agenda yang sudah saya usulkan untuk beliau [Presiden Joko Widodo] bisa datang ke NTT, juga untuk menyambut HUT NTT pada Desember mendatang," katanya.

Terkait sejumlah proyek strategis nasional itu, Gubernur Lebu Raya meminta dukungan dari pemerintah daerah untuk memanfaatkan proyek-proyek yang sudah selesai.

Ia mengatakan, misalnya untuk pembangunan bendungan yang sudah selesai lengkap dengan jaringan pengairannya tapi pencetakan sawah tidak dilaksanakan.

"Atau setelah pencetakan sawah kita tidak tindaklanjuti dengan saluran tersier, ini penting dan butuh dukungan pemerintah daerah memanfaatkan proyek nasional yang beroperasi," katanya.

Selain itu, ia juga meminta dukungan penuh pemerintah daerah di provinsi berbasiskan kepulauan itu untuk mempercepat pembangunan proyek-proyek nasional yang sudah dialokasikan.

Ia berharap sejumlah proyek strategis lain yang sudah direncanakan seperti Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang, Bendungan Wolapare di Sumba Barat Daya, Waibara di Sumba Timur, dan Waekoi di Kabupaten Ngada bisa direalisasikan tanpa terkendala lahan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ntt, bendungan

Sumber : Antara

Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top