Pemurni udara Airvida dengan Desain Unik Dipasarkan di Indonesia

PT Global Inti Jaringan memperkenalkan produk pemurni udara Airvida.
Annisa Sulistyo Rini | 16 November 2017 16:44 WIB
Pemurni udara Airvida. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA—PT Global Inti Jaringan memperkenalkan produk pemurni udara Airvida.

Miri Hwang, Managing Director Global Inti Jaringan, distributor tunggal Airvida Indonesia, mengatakan produk ini merupakan pemurni udara yang bisa menghasilkan sekitar 2.000.000 ion negatif/cc.

"Ion negatif yang dihasilkan Airvida 100-200 kali lebih banyak dari yang dihasilkan air terjun," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (16/11/2017).

Jumlah ion negatif normal di udara segar adalah 2.000-4.000 ion negatif/cc. Menurut penelitian ion negatif paling banyak terdapat di air terjun. Air terjun berisi 10.000~20.000 ion negatif/cc, yaitu 10 kali-20 kali dibandingkan dengan taman.

Menurut Miri, secara ilmiah, udara segar penting untuk menjaga kesehatan seseorang. Pasokan udara segar dapat memberi kita persediaan oksigen yang cukup dibutuhkan oleh otak dan setiap sel tubuh kita. Penelitian menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di udara segar, dikelilingi oleh alam, meningkatkan energi pada 90% orang. 

Airvida memiliki bentuk yang elegan dan bisa dibawa ke mana saja. Desainnya yang seperti kalung memudahkan pengguna untuk membawanya serta ke berbagai tempat baik untuk acara informal maupun formal. 

Selain itu, pengguna Airvida juga tidak perlu menyiapkan baterai ekstra dan perangkat ini diklaim dapat bertahan hingga 32 jam. 

“Produk ini sangat populer di beberapa negara Eropa, seperti Inggris, Paris dan Belanda serta di Jepang, Korea dan Taiwan, terutama pada musim semi yang banyak orang menderita alergi serbuk sari," katanya.

Miri mengungkapkan, saat ini produk pemurni udara Airvida bisa dibeli secara online di beberapa toko online seperti Shoppe, Tokopedia, dll. Ke depan, dengan target masyarakat urban di Jakarta dan sekitarnya, serta kota-kota besar lain, Miri juga akan menyasar toko-toko ritel besar.

Tag : elektronik
Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top