Kampung Mural ini Targetkan 1.000 Kunjungan Wisatawan Lokal

Pacific Paint, perusahaan cat di Indonesia yang berdiri sejak 1943 menjalankan program Kampung Bekelir yang berlokasi di wilayah kampung Babakan, Tangerang .
Anitana Widya Puspa | 16 November 2017 21:12 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Pacific Paint, perusahaan cat di Indonesia yang berdiri sejak 1943 menjalankan program “Kampung Bekelir’ yang berlokasi di wilayah kampung Babakan, Tangerang .

Ricky Soesanto, Head of Marketing Pacific Paint mengungkapkan‘Kampung Bekelir’ adalah mitra Pacific Paint yang merupakan kawasan dengan 300 rumah yang berada di RW 1, Kelurahan Babakan, Tangerang yang semua dindingnya dihias dengan mural dan graffiti tematik yang bercerita tentang sejarah dan kearifan lokal. Dinding rumah di masing-masing lorong mengusung tema yang berbeda-beda sehingga terdapat ratusan mural dan grafiti yang indah.

Selanjutnya dia mengharapkan dengan adanya obyek wisata baru ini tingkat kunjungan wisatawan lokal mampu mencapai 500-1.000 orang per harinya.

“Ini merupakan obyek wisata baru yang kekinian diperuntukkan untuk masyarakat Tangerang dan sekitarnya yang memperlengkap obyek wisata lain yang tak jauh dari lokasi seperti Pasar Lama, Kali Cisadane dan Klenteng Tua Boen Tak Bio dimana wisatawan selain dapat menikmati wisata kuliner, wisata edukasi UKM lokal seperti emping jengkol, tauge kacang hijau, sayuran hidroponik, bank sampah dan sebagainya dan tentunya wisata mural warna warni,”katanya Kamis (16/11).

Kampung yang awalnya merupakan kampung kumuh di daerah Tangerang yang terdiri dari 4 RT terdiri dari 300 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah penduduk kurang lebih 1.100 jiwa, dirubah menjadi kampung wisata kreatif dengan memberdayakan masyarakat serta memberikan ruang kreasi kepada seniman serta meningkatkan potensi daerah ‘Kampung Bekelir’ menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Dalam merealiasasikan kampung Babakan menjadi ‘Kampung Bekelir’ ini, pihak Pacific Paint dan tokoh masyarakat setempat, menggandeng sekitar lebih dari 100 seniman baik seniman lokal maupun seniman manca negara.

Adapun penggagas dari ide kehadiran ‘Kampung Bekelir’ antara lain Ibnu Jandi sebagai Konseptor dan Tokoh pemerhati masalah kebijakan publik serta Penggerak lapangan dan Abu Sofiyan sebagai Lurah Babakan yang tergerak untuk merubah nasib kampung Babakan yang di identifikasi sebagai kawasan kumuh sedang untuk berbenah ke arah yang lebih baik melalui ‘Kampung Bekelir’.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hunian perkotaan

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top