HARGA LANGIT BERAS: Produsen Beras Lakukan Penyesuaian

Produsen beras melakukan penyesuaian dengan peritel modern setelah pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi beras medium dan beras premium akhir pekan kemarin.
Nurhadi Pratomo | 29 Agustus 2017 13:00 WIB
Ilustrasi. - .blst.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Produsen beras melakukan penyesuaian dengan peritel modern setelah pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi beras medium dan beras premium akhir pekan kemarin.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo mengungkapkan pihaknya tengah mempersiapkan implementasi dari kebijakan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah akhir pekan lalu. Dia mengatakan masih terus melakukan pembahasan dengan para peritel.

“Jadi nanti ada yang harus disesuaikan seperti harga dan kemasan. Kita punya stok yang cukup banyak di modern market,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (29/08/2017).

Pihaknya menargetkan proses persiapan tersebut dapat diselesaikan hingga akhir bulan ini. Dengan demikian, nantinya per 1 September 2017, perseroan dapat menjual beras premium dengan harga Rp12.800 per kilogram seperti yang telah ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag).

“Masih terus bertemu dengan modern market karena Kemendag yang buat aturan tetapi kan untuk teknis dilapangan harus kami bahas langsung,” imbuhnya.

Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan HET untuk beras medium dan beras premium wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi ditetapkan sebesar Rp9.450 per kilogram (kg) dan Rp12.800 per kg.  

Sementara, untuk wilayah Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, dan Sumatera sebesar Rp9.950 per kg dan Rp13.300 per kg sedangkan Papua dan Maluku sebesar Rp10.250 per kg dan Rp13.600 per kg. Beleid tersebut bakal efektif berlaku serentak di seluruh wilayah Tanah Air pada 1 September 2017. 

Tag : Harga Beras
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top