Aplikasi Gratis Ini Amankan Jaringan Wi-Fi Android Anda

Kaspersky Lab memperkenalkan aplikasi gratis terbarunya, Kaspersky Secure Connection for Android, yang dirancang untuk melindungi data pengguna yang dikirim melalui koneksi Internet.
Agne Yasa | 25 Agustus 2017 18:25 WIB
Wifi - Wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA -- Kaspersky Lab memperkenalkan aplikasi gratis terbarunya, Kaspersky Secure Connection for Android, yang dirancang untuk melindungi data pengguna yang dikirim melalui koneksi Internet.

Fitur utama aplikasi ini adalah daya adaptifnya untuk kenyamanan dan perlindungan maksimal bagi pengguna, enkripsi lalu lintas dapat diaktifkan secara otomatis tergantung tingkat keamanan jaringan Wi-Fi tempat perangkat terhubung, begitu juga dengan situs dan aplikasi yang dibuka.

Enkripsi lalu lintas, yang lebih dikenal dengan VPN (Virtual Private Network), mencegah intersepsi dan penggunaan informasi berbahaya yang dikirimkan melalui koneksi Internet.

Misalnya, aplikasi ini dapat membantu mengamankan password akun, korespondensi personal atau foto sensitif yang dikirim secara online, halaman yang dikunjungi dan pembelian yang dilakukan.

Pendekatan ini sangat relevan jika pengguna sering terhubung dengan jaringan Wi-Fi tidak dikenal, yang bisa dimanfaatkan penjahat siber sebagai jebakan.

Menurut penelitian Kaspersky Lab, satu dari empat jaringan Wi-Fi atau 28% di seluruh dunia tidak aman.

Sylvia Ng, General Manager - SEA, Kaspersky Lab mengatakan pemilik perangkat sering sekali dengan mudahnya mempercayai jaringan Wi-Fi, hanya karena jaringan tersebut diamankan dengan password. Penjahat siber kemudian memanfaatkan kepercayaan tersebut.

Dia mencontohkan pengguna sering melihat beberapa jaringan Wi-Fi di hotel dan biasanya jaringan ini ditaruh di tempat-tempat populer yang terdapat banyak pengunjung sehingga mengakibatkan lalu lintas tinggi dalam sebuah jaringan untuk dapat melayani dengan andal.

"Tetapi tidak ada yang bisa menghentikan penjahat siber untuk membuat jaringan Hotel Wi-Fi 3 sebagai tambahan dari Hotel Wi-Fi 1 dan Hotel Wi-Fi 2 yang sudah disiapkan pihak hotel," katanya melalui rilis kepada Bisnis, Jumat (25/8/2017).

Kaspersky Secure Connection for Android bertujuan melindungi privasi dan informasi pribadi milik pengguna dari ancaman ini.

Aplikasi ini dapat mengenkripsi semua lalu lintas yang dikirim dan diterima secara terus menerus atau hanya dalam situasi ketika tingkat keamanan sangat penting, misalnya saat pengguna terhubung ke jaringan Wi-Fi yang tidak aman. Hal itu tergantung pada pengaturannya,

Selain itu, secara default, aplikasi tersebut menawarkan untuk mengaktifkan perlindungan saat membuka situs web dan aplikasi yang berisi informasi keuangan seperti bank, toko online, sistem pembayaran dan situs jejaring sosial.

Pemilik perangkat juga dapat melakukan pengaturan untuk perlindungan tambahan terhadap situs dan aplikasi yang mereka inginkan.

Kaspersky Secure Connection memungkinkan 200 MB lalu lintas terenkripsi secara gratis per hari, untuk setiap perangkat dan dengan jumlah perangkat yang tidak terbatas.

Saat mendaftar di portal My Kaspersky, pengguna menerima 300 MBsecara gratis per hari. Versi berbayar dari solusi ini menawarkan lalu lintas tak terbatas untuk lima perangkat selama satu bulan atau satu tahun, tergantung pada langganan yang dipilih.

Andrei Mochola, Head of Consumer Business di Lab Kaspersky mengatakan perangkat seluler paling sering digunakan untuk terhubung ke jaringan Wi-Fi tidak dikenal, yang membuat keharusan enkripsi lalu lintas.

"Kami senang bisa menyajikan solusi untuk melindungi transmisi data pada sistem operasi mobile terpopuler di dunia. Kini pengguna ponsel bisa merasa yakin operasi keuangan dan data berharga mereka terlindungi terlepas dari lokasinya. Kami berencana menawarkan solusi serupa untuk perangkat iOS pada akhir tahun ini," katanya.

Kaspersky Secure Connection tersedia untuk diunduh dan diaktifkan di semua wilayah tempat perusahaan berada, kecuali negara-negara berikut ini karena adanya peraturan pembatasan, yaitu Belarus, Oman, Pakistan, Qatar, Iran, UEA, Arab Saudi, China dan Hong Kong.

Tag : kaspersky lab, wifi, android
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top