KPR Dibatasi, Kenaikan Harga Perumahan di China Mulai Mereda

Kenaikan harga perumahan di China terpantau mulai mereda pada Juli 2017.
Annisa Sulistyo Rini | 19 Agustus 2017 15:59 WIB
Properti China. - .Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA--Kenaikan harga perumahan di China terpantau mulai mereda pada Juli 2017.

Dilansir dari Bloomberg, Sabtu (19/8/2017), harga rumah baru, termasuk rumah yang disubsidi pemerintah, naik di 56 kota dari 70 kota yang disurvei oleh pemerintah. Jumlah kota yang mengalami kenaikan ini lebih sedikit dibandingkan Juni 2017, di mana kenaikan harga terjadi di 60 kota.

Badan Pusat Statistik China mengatakan pada Jumat (18/8/2017) harga perumahan menurun di 9 kota dan stabil di 5 kota. Data yang dirilis awal pekan ini juga menunjukkan penjualan rumah baru pada Juli 2017 tumbuh paling lambat dalam lebih dari dua tahun.

Regulator telah memberlakukan serangkaian pembatasan pinjaman dan pembelian properti untuk mencegah bubble setelah harga melonjak sebesar 62% dalam setahun terakhir di kota-kota besar, seperti Shenzhen.

Pembatasan pembelian rumah juga telah menyebar ke seluruh negeri, termasuk di Ganzhou dan Dongguan yang diberlakukan pada bulan lalu. Bank Sentral China juga memperingatkan adanya risiko bubble. Oleh karena itu, mereka mengurangi penyaluran kredit baru yang mengalir ke pasar properti.

"Ini saatnya aturan itu diterapkan di kota-kota tier tiga. Sentimen di sana juga akan segera mereda," kata Alan Jin, seorang analis dari Mizuho Securuties Asia Ltd.

Jin menuturkan beberapa kota tier tiga menerapkan aturan tersebut antar Maret 2017 dan Mei 2017. Dia pun berharap kota-kota lain segera mengikuti.

Harga di kota tier kedua dan ketiga, yang telah mendorong kenaikan pasar properti tahun ini, tumbuh paling lambat dalam lima bulan, menurut perhitungan Bloomberg. Penurunan terbesar terlihat di Anqing dan Quanzhou, di mana populasinya kurang dari seperempat penduduk Shanghai.

Harga rumah di Beijing turun 0,1% bulan lalu, sedangkan di Shanghai tidak berubah. Di Shenzhen harga turun 0,2% dan meningkat 0,4% di Guangzhou.

"Kami mungkin melihat penurunan harga rumah secara nasional dimulai pada kuartal keempat, ketika pengembang terpaksa memotong harga," ujar analis China Merchant Securities Zhao Ke.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ekonomi china

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top