Kalahkan Thailand, Indonesia Masuk Lima Besar Tujuan Wisata Wisman Perancis

Pariwisata Indonesia kembali mendapatkan pengakuan dunia, kali ini giliran dari negara Perancis.
Amanda Kusumawardhani | 30 Juni 2017 23:57 WIB
Wisatawan menikmati suasana matahari terbit dari puncak Bukit Jaddih, Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (27/6). - Antara/Moch Asim

Bisnis.com, JAKARTA-Pariwisata Indonesia kembali mendapatkan pengakuan dunia, kali ini giliran dari negara Prancis.

Berdasarkan Union Tour Operator Prancis (SETO), pariwisata Indonesia melalui branding Wonderful Indonesia berhasil masuk lima besar tujuan wisatawan mancanegara (Wisman) asal Perancis tahun ini.

Adapun, Indonesia didaulat menjadi negara yang sesuai untuk berlibur pada musim panas. Destinasi yang paling diminati antara lain Bahama dengan persentase 99%, Indonesia 79%, Afrika Selatan 69%, Peru 51%, dan Myanmar 49%.

"Bagi Indonesia, musim panas tahun ini menjadi berkah tersendiri karena terdapat peningkatan kunjungan wisman. Untuk pemesanan di musim panas ini dari bulan Mei, Indonesia mengalami peningkatan paling signifikan hingga 38% dari tahun lalu, " kata Deputi Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) I Gde Pitana, mengutip keterangan resminya, Jumat (30/6).

Lompatan kunjungan wisatawan Prancis ke Indonesia ini mengalahkan pesaing profesional dari sisi persentase, Thailand yang justru mengalami penurunan sebesar 18% dan Vietnam turun 27%.

Indonesia kembali mengalahkan Thailand untuk outbound traveler dari Prancis.

“Ini berdasarkan data konfirmasi dari pemesanan paket tour dengan French Tour Operators, dan belum termasuk kenaikan oleh tamu yang booking langsung via internet (backpackers) atau yang berangkat di saat-saat terakhir," ucap Asdep Pengembangan Pasar Eropa, Amerika, Timur Tengah Kemenpar Nia Niscaya.

Nia cukup puas atas pencapaian ini karena untuk wilayah Asia Tenggara, Thailand memiliki keunggulan kompetitif dari sisi profesionalisme.

"Thailand juga jauh lebih murah paket-paketnya daripada ke Indonesia. Tapi kita berhasil meyakinkan bahwa yang mahal dan mewah di Indonesia itu memang mendapatkan nilai yang jauh lebih besar. Ini adalah kelebihan dari aktivitas marketing," tambah Nia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pariwisata

Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top