Trafik Layanan Suara dan SMS Telkomsel Stagnan Saat Lebaran

Bisnis.com, JAKARTATrafik layanan suara dan pesan singkat operator seluler Telkomsel masing-masing menyusut dan stagnan pada momentum Lebaran 2017, karena tergantikan dengan lonjakan trafik data.
Lavinda | 29 Juni 2017 11:48 WIB
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Trafik layanan suara dan pesan singkat operator seluler Telkomsel masing-masing menyusut dan stagnan pada momentum Lebaran 2017, karena tergantikan dengan lonjakan trafik data.

Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati menyampaikan, layanan suara dan pesan singkat tak mengalami peningkatan dibandingkan dengan trafik pada hari normal.

“Trafik layanan suara turun 6% menjadi 1,3 miliar menit, sementara SMS cenderung stagnan di angka 740 juta SMS,” sebutnya dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Kamis(29/6/2017).

Hal itu berbeda dengan layanan data yang semakin diminati oleh pelanggan Telkomsel sebagai pilihan utama untuk berkomunikasi di hari Lebaran. Terbukti, trafik data melesat 27% dari hari normal.

Demi mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi pelanggan, Telkomsel mengaku telah melakukan peningkatan kualitas jaringan pada H-7 hingga H+7 Lebaran.

Salah satu upayanya, Telkomsel melakukan serangkaian kegiatan optimalisasi jaringan, seperti menjaga ketersediaan Visitor Location Register (VLR) atau kecukupan kapasitas daya tampung pelanggan. Di sepanjang jalur utama mudik di Pulau Jawa dan Sumatera telah disediakan kelonggaran sebesar 35% - 60%. Secara rinci disebutkan, di Jawa Barat sebesar 38%, Jawa Tengah 48%, Jawa Timur 57%, dan Sumatera Selatan 58%.

Selain itu Telkomsel juga melakukan uji coba jaringan di jalur-jalur mudik yang menempuh jarak sejauh kurang lebih 11.000 km di berbagai lokasi di Indonesia.

Operator anak usaha pelat merah itu juga menyiagakan jaringan berkualitas, terutama di 838 hotspot atau Point of Interest (POI) yang menjadi titik keramaian aktivitas mudik dan wisata yang diprediksi mengalami lonjakan komunikasi. Telkomsel juga menyiagakan sebanyak 89 unit compact mobile base station (Combat) atau mobile BTS untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi menggunakan layanan data.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
telkomsel

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top