ARUS BALIK LEBARAN: Mau Lancar, Inilah Tips Perjalanan Balik

PT Lintas Marga Sedaya (LMS) mengimbau pengguna jalan tol Cipali agar melakukan manajemen waktu, yakni tidak melakukan perjalanan balik dalam waktu bersamaan, terutama pada Sabtu dan Minggu.
Martin Sihombing | 27 Juni 2017 18:56 WIB
Pengendara memadati ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (23/6). Pada H-2 Lebaran yang diprediksi puncak arus mudik, kendaraan pemudik yang melintasi ruas tol Jakarta-Cikampek melalui GT Cikarang Utama mengalami peningkatan, tercatat sejak pagi hingga siang mencapai 29.868 kendaraan. ANTARA FOTO - Risky Andrianto

Bisnis.com, JAKARTA - PT Lintas Marga Sedaya (LMS) mengimbau pengguna jalan tol Cipali agar melakukan manajemen waktu, yakni tidak melakukan perjalanan balik dalam waktu bersamaan, terutama pada Sabtu dan Minggu.

Sebaiknya memilih hari lainnya seperti Rabu dan Kamis, hal ini untuk menghindari kemacetan.

Selainitu, pengguna jalan tol Cipali sebaiknya menggunakan kartu uang elektronik (e-payment) untuk bertransaksi di gerbang tol sehingga akan memperlancar antrian saat pembayaran.

“Diharapkan pengemudi menyiapkan e-payment dengan saldo yang cukup begitu juga pada saat arus balik ke arah Jakarta, sehingga dapat mempercepat transaksi demi kelancaran arus lalu lintas di tol Cipali,” kata Direktur Operasional LMS, Rinaldi.

Pengemudi juga dihimbau saat arus balik, untuk menyiapkan uang pas Rp 55.500 khususnya untuk kendaraan yang masuk dari GT Kaligangsaatau GT BrebesTimur (sebelummasuktolCipali, melalui GT Palimananutama), karenatidakadapembulatantarif.

Meski demikian, guna mempercepat transaksi yang menggunakan tunai, LMS juga menjual voucher pengganti uang tunai dengan tarif normal Rp 55.500 sebelumgardutololehpetugas JKR denganidentitas LMS.

Untukpengemudi yang hendakbalikkearah Jakarta, sebaiknyamemastikanterlebihdahulu BBM di kendaraannya agar terisi penuh, hal ini untuk mengantisipasi antrian panjang di SPBU rest area. Meski demikian LMS bersama Pertamina sudah bekerjasama untuk menyediakan BBM kemasan berukuran 10 liter di rest area Tol Cipali sehingga dapat menghindari antrian panjang di SPBU.

LMS menghimbau kepada pengemudi untuk tidak memaksakan diri masuk ke dalam rest area jika sudah penuh. Pengemudi dapat beristirahat di luar area Tol Cipali dengan keluar melalui gerbang tol terdekat. Setelah itu, pengemudi bisa masuk kembali ke Tol Cipali dan tarif tolnya jika ditotal akan tetap sama saat dihitung jumlah yang mesti dibayarkan.

Pengemudi juga dihimbau untuk mengecek kondisi kendaraannya seperti rem, lampu dan lainnya agar berfungsi dengan baik, serta menjaga jarak aman dan mematuhi batas kecepatan berkendara demi keselamatan bersama. Beristirahatlah jika lelah dan mengantuk di rest area dan parking bay yang tersedia.

LMS menyiapkan parking bay baru yangdilengkapi fasilitas mushola dan toilet.Yakni :

- Cikopo (bekas gerbang tol Cikopo di KM 78 A arah Cirebon dan KM 78 B arah Jakarta)

- KM 153+400 A (arah Cirebon) dan KM 155+200 B (arah Jakarta)

- Di sepanjang jalan tol Cipali, terdapat delapan rest area yakni:

1. Empat (4) Rest Area Tipe A (besar) dilengkapi fasilitas parkir, rumah makan, ATM, toilet, mushola, SPBU, bengkel siaga, dan layanan kesehatan sementara, ada di:

  • KM 102 arah Cirebon
  • KM 101 arah Jakarta,
  • KM 166 arah Cirebon
  • KM 164 arah Jakarta.

2. Empat (4) Rest Area Tipe B (kecil) dilengkapi fasilitas parkir, rumah makan, ATM, toilet, mushola, ada di:

  • KM 86 arah Cirebon
  • KM 86 arah Jakarta
  • KM 130 arah Cirebon
  • KM 130 arah Jakarta

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mudik lebaran

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top