Citilink Pinjam US$15 Juta dari Garuda

Maskapai Citilink Indonesia meraih pinjaman senilai US$15 juta untuk memenuhi kebutuhan ekspansi jangka pendek.
Novita Sari Simamora | 23 Juni 2017 11:38 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Maskapai Citilink Indonesia meraih pinjaman senilai US$15 juta untuk memenuhi kebutuhan ekspansi jangka pendek.

Adapun pinjaman tersebut diperoleh dari induk yakni PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Berdasarkan keterbukaan informasi, Jumat (23/6/2017), transaksi afiliasi ini memiliki jangka waktu selama 13 bulan.

"Dasar pertimbangan perseroan melaksanakan transaksi tersebut adalah terdapat kebutuhan pendanaan Citilink yang cukup besar serta mempertimbangkan nilai strategis Ciltilink bagi perseroan sebagai salah satu anak perusahaan perseroan," tulis Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Pelaksana Harian Garuda Indonesia Linggarsari Sumarso.

Dia menilai struktur keuangan Citilink yang belum kokoh sebagai anak perusahaan yang baru beroperasi, maka tidak memungkinkan bagi Citilink untuk memperoleh pinjaman langsung dari pihak perbankan. Hal itu yang membuat kebutuhan pendanaan Citilink berasal dari pemegang saham, yakni Garuda Indonesia.

Hingga Maret 2017, pendapatan usaha Garuda Indonesia mencapai US$782,11 juta, naik 4% dari posisi US$752 juta dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, beban usaha Garuda Indonesia tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatannya.

Adapunn beban usaha Garuda Indonesia hingga kuartal I/2017 mencapai US$1,02 miliar, naik 20,3% dari posisi US$849,54 juta dari kuartal I/2016.

Kondisi ini membuat perseroan mencetak rugi komprehensif periode berjalan senilai US$96,49 juta. Padahal, pada kuartal I/2016 Garuda Indonesia sudah cetak laba senilai US$22,27 juta.

Tag : citilink
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top